Alternatif Sehat Mengonsumsi Mie Instant

ctk87

Jika sebelumnya telah dibahas berbagai bahaya yang mengancam dibalik kenikmatan mie instant, kini akan diulas berbagai cara meminimalisir bahaya tersebut. Memang paling mudah menghindari bahaya mie istant adalah dengan tidak memakannya, tapi jika benar-benar terpaksa harus memakannya, lakukanlah tips-tips berikut ini.

1. Jangan terlalu sering
Jangan menjadikan mie instant makanan sehari-hari. Setelah makan mie instan, beri jangka waktu sekitar 3 hari bila ingin memakannya lagi.
Hal ini bertujuan untuk memberi waktu bagi tubuh agar bisa mencerna lilin yang melapisi mie sampai benar-benar habis sehingga tidak menumpuk di tubuh. Penumpukkan lilin sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan kanker dan gangguan pencernaan.

2. Tiriskan dan bilas
Bahaya makan mie instan yang ada kandungan lilinnya selalu mengancam. Saat memasak mie instan, setelah matang jangan langsung mengkonsumsinya. Untuk mie instan goreng, setelah mie masak, tiriskan lalu bilas lagi dengan air bersih yang tentunya sudah matang.

Untuk mie instan yang berkuah, jangan merebusnya bersama bumbu untuk dimakan langsung bersama kuah rebusan mie. Rebus mie secara terpisah dari bumbunya, tiriskan dahulu mienya, lalu buang air sisa rebusan mie. Untuk kuah, gunakan air panas yang baru. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir zat lilin masuk ke dalam tubuh. Saat mie direbus, lilin bisa lepas dari mie dan menyatu dengan air rebusan. Itulah sebabnya, sebaiknya jangan mengkonsumsi air rebusan mie.

Selain itu, ada juga sebagian orang yang lebih suka memakan mie instan dengan kondisi mentah (tidak dimasak). Ini juga perlu berhati-hati karena bahaya makan mie instan mentah lebih besar dibanding yang makan matang. Kandungan lilin pada mie instant mentah tentu akan masih ada dalam bentuk utuh sehingga akan lebih banyak lilin yang masuk ke dalam tubuh.

3. Jangan mencampur bumbu ketika merebus mie
Pada bumbu mie instan juga terdapat kandungan berbahaya yang akan semakin aktif ketika dimasak dalam suhu yang tinggi, yakni Mono Sodium Glutamate (MSG). MSG ini jika dipanaskan pada suhu diatas 120 derajat celcius dan kemudian dikonsumsi akan memicu timbulnya kanker. Untuk mengurangi bahayanya tambahkan bumbu mie instant ketika mie instan sudah diangkat dari kompor. Hal ini dilakukan untuk mengurangi bahaya dari bumbu mie instan. Hal ini telah dicantumkan pada kemasan mie instant. Tapi kebanyakan orang tidak mengetahuinya. Padahal jika kita mau membaca pada label kemasan mie instan juga sudah dianjurkan untuk mencampurkan bumbu setelah diangkat dari kompor.

4. Tambahkan protein dan serat
Mie instant hanya banyak mengandung karbohidrat dan lemak. Untuk itu tambahkanlah beberapa jenis sayuran dan protein saat memasaknya. Penambahan sayuran akan menambah kandungan serat, antioksidan, dan vitamin. Protein yang bisa ditambahkan saat memasak mie instant adalah telur, daging-dagingan, atau tahu. Selain menambah nilai gizi dalam mie instant, penambahan bahan-bahan tersebut akan semakin menambah cita rasa mie.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation