Bahaya Mengkonsumsi Mie Instant

ctk86

Makanan yang satu ini sangat populer dikonsumsi karena selain murah, praktis, rasanya enak, mengenyangkan pula. Tapi sayangnya segala kenikmatan itu harus dibayar dengan mahal apabila berlebihan dalam mengkonsumsi mie instant, apalagi dalam jangka panjang.

Kandungan mie instant
Mie dalam kemasan mie instan dibuat dari campuran tepung, minyak sayur, garam, dan beberapa bahan tambahan seperti natrium polifosfat (pengemulsi/penstabil), natrium karbonat dan kalium karbonat yang berfungsi sebagai pengatur asam, dan zat pewarna kuning (tartrazine). Selain mie itu sendiri, ada pula bumbu mie yang mengandung garam, cabe, dan bumbu-bumbu lain. Bumbu mie instan juga tak lepas dari zat tambahan makanan seperti MSG (monosodium glutamat) yang berfungsi sebagai penguat rasa.

Bahaya konsumsi mie instant
1. Kanker
Tahukah sista bahwa permukaan mie instan dilapisi dengan lilin yang berfungsi agar mie tidak lengket satu sama lain saat direbus.
Lilin ini lah yang sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin ini, yakni sekitar tiga hari.

Jika sista terlalu sering makan mie instant, lilin ini terus menumpuk dalam tubuh dan kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Kanker yang dapat timbul antara lain adalah kanker hati, usus, atau leukimia.

Tak hanya lilin dari mie instan yang dapat memicu kanker. Bumbu mie instant pun mengandung banyak zat tambahan seperti MSG yang bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh. Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan ini. Karena itu, sebaiknya sista mulai mengurangi mengkonsumsi mie instant.

2. Chinese restaurant syndrome
Chinese Restaurant Syndrome (CSR) merupakan gejala alergi akibat terlalu banyak mengonsumsi MSG. Gejalanya mula-mula terasa kesemutan di punggung dan leher, bagian rahang bawah, lengan dan punggung lengan panas, juga gejala-gejala lain seperti wajah berkeringat, sesak dada dan pusing kepala. Gejala-gejala ini awalnya ditemukan oleh seorang dokter Cina yang bernama Ho Man Kwok pada tahun 1968, yaitu timbulnya gejala-gejala tertentu setelah kira-kira 20 sampai 30 menit konsumen menyantap makanan di restoran Cina. Dari penelitian tentang MSG ini bisa disimpulkan kalo MSG nggak mempunyai potensi untuk mengancam kesehatan masyarakat umum, tapi reaksi hipersensitif atau alergi akibat mengkonsumsi MSG memang bisa terjadi pada sebagian kecil masyarakat. Ambang batas MSG untuk manusia adalah 2 sampai 3 g, dan dengan dosis lebih dari 5 g maka gejala alergi (CRS) akan muncul dengan kemungkinan 30 persen. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.

3. Kerusakan jaringan otak
Mengkonsumsi mie instan dalam jangka panjang dan terus-terusan sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau kelumpuhan.

4. Gangguan pencernaan
Karena mie instant sulit dicerna oleh organ pencernaan kita, maka keberadaannya akan menyebabkan gangguan. Ditemukan pula beberapa kasus infeksi lambung atau usus karena konsumsi mie instant berlebih. Bahkan ada pula kasus di mana seorang anak kecil ususnya harus dipotong akibat terlalu sering mengkonsumsi mie instant.

So, pikir-pikir lagi deh kalo mau makan mie instant. Sesekali boleh, tapi tetap imbangi dengan makanan bergizi lainnya ya…

Tips Cantik Lainnya

Ada 1 komentar untuk artikel “Bahaya Mengkonsumsi Mie Instant

  1. Apriyanti on June 23, 2016 at 9:10 am said:

    informasinya benar benar bermanfaat,terimakasih.

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation