Bahaya Minuman Berenergi bagi Tubuh

Bahaya Minuman Berenergi bagi Tubuh

Kita sering mendengar atau melihat iklan tentang minuman berenergi (energy drink). Kelihatannya luar biasa karena kita dijanjikan terbebas dari rasa lesu dan berstamina prima hanya dengan mengonsumsi minuman-minuman tersebut. Mungkin kita merasakan sugesti peningkatan energi ketika mengonsumsinya. Tapi tahukah Anda bahwa terlalu sering atau terlalu banyak minum minuman jenis itu sangat tidak baik bagi kesehatan? Jangan berpikir bahwa bahaya yang dapat ditimbulkan hanya terjadi bila minuman itu dikonsumsi terlalu banyak, dan tidak apa-apa jika hanya mengonsumsinya sekaleng atau sebotol saja. Karena jika Anda sudah mencoba dan menyukainya, bisa jadi Anda ketagihan, merasa tidak bersemangat kalau tidak minum minuman berenergi sebelum beraktivitas. Akibatnya, kesehatan Anda yang akan jadi taruhannya.

Apa Itu Minuman Berenergi?

Mengapa bisa berbahaya bagi kesehatan? Itu karena komposisi yang terkandung dalam minuman berenergi. Minuman berenergi dikatakan bisa membangkitkan stamina. Umumnya minuman berenergi mengandung kafein, ginseng, taurine, ephedrine, guanine, arginine, asam amino, vitamin B12, sejumlah vitamin lainnya, air karbonasi dan gula tambahan atau terkadang diganti dengan HFCS (high fruktose corn syrup).

HFCS (High Fruktose Corn Syrup)

Sirup jagung tinggi fruktosa atau jenis gula tambahan lainnya merupakan komposisi pemanis yang sama sekali tidak memiliki manfaat bagi tubuh, selain berfungsi semata-mata sebagai pemanis. Gula tambahan jenis ini memang rendah kalori tetapi kadar lemaknya tinggi. Mengonsumsi prosuk ini bisa menyebabkan kegemukan, karena lemak yang dikandungnya akan tersimpan dalam tubuh. Memang ada juga minuman berenergi yang jenisnya rendah gula atau bahkan bebas gula, tetapi tetap saja akan menggunakan jenis pemanis pengganti lainnya, yang efeknya juga harus Anda waspadai.

Kafein

Anda pasti tahu zat yang satu ini. Kafein banyak terkandung pada kopi, dan sedikitnya pada teh. Kafein tidak akan mempu memberi energi kepada peminumnya. Kafein hanya berfungsi untuk membangkitkan semangat dengan cara menstimulasi sistem syaraf pusat. Sebagian besar produk minuman berenergi memasukkan komposisi kafein secara berlebihan, lebih banyak bila dibandingkan dengan minuman bersoda. Efek buruk kafein pada tubuh adalah rasa pening dan sakit kepala, dan bisa mengakibatkan ketagihan.

Vitamin B

Kandungan vitamin B buatan tidak akan memberikan manfaat pada tubuh, sebab hanya akan langsung dibuang melalui air seni. Vitamin B hanya akan memberikan manfaat jika dibantu dengan keberadaan beberapa vitamin dan zat pendukung dalam tubuh. Yang tentunya harus Anda ingat adalah, vitamin B12 bisa menimbulkan gangguan pada sistem saraf jika dikonsumsi secara teratur dalam jangka panjang.

Taurine

Taurine adalah sejenis asam amino. Berdasarkan hasil studi, tidak jelas apa yang menjadi manfaat taurine. Malah dikatakan bahwa taurine memberikan pengaruh sedatif atau bius terhadap otak. Taurine jugalah yang menjadi penyebab denyut jantung tidak stabil jika dikonsumsi.

Sodium Sitrat

Sodium sitrat biasanya dimasukkan dalam minuman berenergi sebagai pengawet. Efek dari bahan kimia ini adalah mempercepat proses perubahan glukosa menjadi asam laktat, sehingga mempercepat turunnya stamina. Maka, bisa dimengerti ketika Anda mengomsumsi minuman berenergi, Anda akan merasa lesu jika berhenti meminumnya. Itulah yang akan menjadikan Anda ketagihan untuk terus meminumnya.

Beberapa Zat Lain

Beberapa kandungan lain yang terdapat pada minuman berenergi, misalnya inositol dan niacin, memang tidak membahayakan tubuh. Akan tepapi zat-zat itu juga tidak membawa manfaat apapun bagi tubuh Anda, berhubung dosisnya yang biasanya kecil.

Efek Bagi Tubuh

Karena kandungannya tersebut, meminum minuman berenergi bisa mengakibatkan melemahnya konsentrasi, rasa panik serta khawatir berlebihan. Jika Anda mangonsumsi jenis minuman ini ketka melakukan aktivitas yang membuat Anda berkeringat, maka Anda akan berisiko dehidrasi sebab kandungan kafeinnya akan menjadikan ginjal Anda bekerja lebih keras untuk membuang cairan dari tubuh Anda.

Tentu saja sudah jelas bahwa minuman jenis ini sangat buruk bagi penderita hipertensi. Sedangkan yang bukan penderita hipertensi bisa saja terpicu karena minuman ini. Hal ini disebabkan denyut jantung yang meningkat karena mengonsumsinya.

Ladies, minuman berenergi adalah minuman rendah nutrisi tetapi tinggi lemak, sehingga benar-benar tidak disarankan bagi Anda yang ingin menjaga berat badan ideal. Jika Anda ingin mendapat tambahan energi, sebaiknya Anda mengganti minuman berenergi dengan air kelapa murni. Elektrolit yang terkandung pada air kelapa bisa mengganti cairan tubuh yang hilang dan mengandung sejumlah mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Yang alami tentu lebih baik, kan, Ladies? 😉

Semoga bermanfaat… 🙂

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation