Cara Benar Melakukan Pemanasan Sebelum Olahraga

pemanasan sebelum olahraga

Peregangan dapat menjadi besar untuk kesehatan anda, tetapi ada terlalu banyak mitos tentang peregangan yang tersebar diluar sana. Sayangnya jika kita asal saja mempercayai mitoas yang belum tentu kebenarannya, maka bisa jadi anda tidak akan mendapatkan manfaat peregangan secara maksiaml. Justru mungkin pregangan ini akan membuat anda cedera.

Mitos Yang Beredar Sebelum Peregangan

  1. Peregangan Harus Dilakukan Sebelum Mulai Berolahraga
    Banyak sekali orang yang percaya akan mitos peregangan ini. Pernahkan anda mendengar bahwa anda harus melakukan peregangan sebelum anda pergi latihan atau berolahraga. Duduk dan melakukan peregangan ternyata benar-benar dapat membahayakan anda. Penelitian menunjukkan bahwa peregangan sebelum berlari justru membuat anda kurang efisien dan bahkan membuat anda lebih rentan terkena cedera. Alih-alih peregangan, cobalah beberapa gerakan yang dinamis untuk pemanasan otot dan membuat anda siap untuk bekerja.
  2. Peregangan Statik Sangatlah Buruk Untuk Dilakukan
    Peregangan statis dapat menjadi hal yang baik untuk dilakukan, karena dapat membantu anda untuk menenangkan diri dan meningkatkan fleksibilitas. Bukan hanya mandi setelah melakukan olahraga, anda bisa menghabiskan 5-10 menit untuk melakukan peregangan statis.
  3. Peregangan Mencegah Nyeri
    Mitos peregangan yang satu ini sangatlah sulit. Di satu sisi, tahun 2011 telah dilakukan ulasan dari sejumlah studi yang menemukan bahwa peregangan tidak menghasilkan pengurangan klinis penting dalam menunda terjadinya nyeri oror pada orang dewasa yang sehat. Di sisi lain menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2012 menyebutkan bahwa mungkin saja peregangan mengurangi resiko terjadinya cedera dan tidak mengurangi resiko nyeri.Singkatnya, untuk beberapa kasus, peregangan membantu mengurangi rasa sakit. Selain itu, peregangan juga memiliki manfaat besar lainnya dan mungkin saja dapat membantu sedikit, tetapis ebenarnya hal tersebut tidak menghilangkan nyeri otot.
  4. Peregangan Mencegah Cedera
    Ketika anda memahami ilmu dibalik peregangan dan cedera, anda akan menyadari bahwa peregangan tidak dapat mencegah anda dari terluka. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan cedera, seperti tekhnik peregangan yang tidak tepat, ketidakseimbangan otot, dan sebagainya.
  5. Orang Fleksibel Tidak Perlu Peregangan
    Tidak peduli tingkat fleksibilitas anda saat ini, anda tidak harus percaya mitos peregangan yang mengatakan bahwa anda tidak perlu melakukan peregangan. Banyak orang kehilangan fleksibilitas seiring bertambahnya usia mereka. Hal ini dikarenakan badan yang kurang bergerak. Cobalah melakukan sedikit peregangan untuk mempertahankan fleksibilitas anda seiring bertambahnya usia anda.
  6. Peregangan Selalu menyehatkan
    Dalam peregangan, anda pasti merasa bahwa diri anda selalu lebih baik dan hal ini tidak masalah saat anda melakukannya. Bahkan, hal ini tidak benar dan anda harus berhati-hati saat melakukan peregangan otot tanpa adanya pemanasan. Peregangan otot yang dingin hanya akan membuat anda sedikit mendapatkan manfaat dan itu juga bisa menimbulkan bahaya. Jadi, sebelum melakukan peregangan lakukanlah pemanasan terlebih dahulu.
  7. Anda Hanya Perlu Peregangan Saat Anda Merasa Perlu
    Mungkin ini bukan hal yang buruk jika anda melakukan peregangan saat dirasa perlu, asal anda jangan melupakan pemanasan. Namun, jika anda melakukannya

Bagi anda yang ingin melakukan pemanasan sebelum olahraga, ada beberapa latihan peregangan yang dapat anda lakukan. Berikut ini adalah contoh latihan peregangan yang dapat anda lakukan :

  1. Dada, Paha, Kaki
    Posisikan diri berdiri dengan kaki selebar pinggul. Lipatlah kaki dengan menyentuh paha belakang, lalu gunakan tangan kiri untuk memegang kaki kiri. Sementara rentangkan tangan lurus ke atas dengan lutut menunjuk kearah lantai, Tahan selama 20 detik, ganti dengan kaki kanan.
  2. Peregangan Pantat
    Bungkukkan badan sedikit daja dan biarkan kaki kiri menahan berat badan. Dengan tumit yang menempel di lantai luruskan kaki ke depan dan ujung kaki dibiarkan mengarah keatas. Letakkan kedua tangan pada paha. Lalu, tegakkan posisi punggung anda, lalu tahan selama 20 detik dan gantilah menggunakan kaki satunya.
  3. Betis dan Pundak
    Turunkan tubuh, lalu rentangkan kaki kiri ke depan dengan jari menunjuk ketas dan dan tumit menempel di lantai. Regangkan lengan kiri menyilang di depan dada, lalu gunakan tangan kanan untuk untuk memegang siku tangan kiri. Tahan selama 20 detik dan ganti dengan tangan dan kaki satunya.
  4. Pinggul A
    Peregangan di area otot-otot hip flexor memungkinkan anda untuk menggerakkan paha kearah perut. Ada dua jenis latihan hip flexor yang biasa anda lakukan, berdiri dengan kaki selebar pundak, lalu rentangkan kaki kiri ke belakang dengan menapak lantai. Jangan jinjit. Tekuk kaki kanan ke depan hingga kaki membentuk sudut 90°.
  5. Pinggul B
    Berdirilah dengan kaki selebar pundak. Rentangkan kaki kiri ke belakang dengan posisi telapak kaki jinjit. Tekuklah kaki kiri hingga tubuh merendah dan jaga punggung agar tetap lurus. Tarik sedikit bokong kearah dalam. Tahan selama dua puluh detik sebelum menggantinya dnegan kaki lain.
  6. Punggung Bawah (A)
    Berdiri dengan kaki lebih lebar daripada pinggul, dengan lutut sedikit menekuk. Letakkan kedua tangan pada paha. Tahan selama 20 detik, lalu tegakkan tubuh anda kembali.
  7. Punggung Bawah (B)
    Masih dengan posisi diatas, lalu lentingkan punggung anda sehingga membentuk busur. Kunci atau tarik perut and ake arah tulang belakang dan rasakah regangan disepanjang punggung anda. tahan selama 20 detik, lalu tegakkan kembali punggung anda ke posisi semula.

Hal Yang Perlu Diingat
Sebelum melakukan peregangan, lakukand ahulu pemanasan. Jangan pernah melakukan peregangan sebelum melakukan pemanasan.

Berenang adalah cara paling aman untuk meningkatkan denyut jantung anda. Air mengurangi guncangan tubuh karena mengurangi efek gravitasi pada tubuh anda. Sayangnya, sering kita merasa malu untuk berenang di keramaian atau tidak memiliki waktu untuk menuju hotel. Jika begitu, salah satu cara untuk meningkatkan denyut jantung adalah dnegan bersepeda. Bersepeda bisa dilakukan didekat rumah. Tapi pastikan anda tidak memiliki masalah lutut.

Selalu lakukan peregangan sebelum latihan dan sesudah latihan. Peregangan akan memastikan anda memiliki sirkulasi cairan tubuh yang optimal ke seluruh tubuh dan membuat tubuh memiliki fleksibilitas yang memadai dan mencegah jaringan ikat cedera saaat terjadi kontrak otot.

 

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation