Cara Benar Minum Jus

Cara Benar Minum Jus

Ladies, Anda tentu tahu bahwa dari seluruh jenis makanan yang tersedia di dunia ini, sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan satu-satunya makanan yang dapat menimbulkan regenerasi pada sel tubuh kita. Dengan banyaknya manfaat yang dimiliki buah dan sayuran, akan sangat baik jika dikonsumsi oleh para penderita penyakit berat misalnya kanker, agar semua sel yang mati akibat penyakit itu ataupun akibat pengobatan yang dilakukan dapat dibangun kembali.

Dengan fungsi jus yang cukup besar ini, perlakuan terhadap jus, bahan, cara membuat, cara mengkonsumsi, dan lainnya perlu diketahui agar dapat berfungsi secara efektif dan optimum. Karena tahukah Anda, Ladies, bahwa ternyata cara membuat dan mengonsumsi jus itu ada caranya. Mungkin anda merasa heran mengapa hal ini menjadi permasalahan. Semua keluarga sudah terbiasa membuat jus (dengan juicer atau alat lainnya) dan minum jus. Kedua hal ini dianggap begitu mudahnya namun ternyata SALAH sehingga lebih dari 90% jus yang dibuat dan diminum hanya memberi manfaat yang rendah kepada tubuh.

Mengapa Harus Dibuat Jus?

Sebenarnya secara umum yang terbaik adalah memakan semuanya secara langsung. Jus hanya diperlukan untuk praktisnya saja. Coba bayangkan, untuk penderita kanker, terapi GT mengharuskan meminum 13 gelas (ukuran 200 ml) setiap hari. Ini sama dengan meminum kurang lebih 3 liter jus. Bila harus dimakan, jus ini setara dengan 9 Kg buah atau sayur setiap hari. Jelas tidak mungkin dapat dilakukan. Karena itu bahan tadi diambil sarinya dan diminum untuk memudahkan.

Ada alasan lain mengapa membuat jus lebih baik daripada memakan langsung. Dalam kasus khusus, jus juga dibuat dengan meremas buah dengan tekanan tinggi dengan maksud agar enzim-enzim tambahan yang ada di dalam daging buah keluar dan dapat dimanfaatkan didalam tubuh. Biasanya buah dimasukkan ke dalam juicer atau blender, sedangkan ampasnya kemudian dipress lagi untuk diambil jus tambahannya menggunakan alat press berkekuatan tinggi. Bila buah dimakan begitu saja, maka sejumlah enzim dan kandungan buah/ sayur tadi tidak dapat keluar begitu saja untuk masuk ke dalam darah dan akhirnya terbuang percuma. Padahal enzim ini biasanya bersifat terapeutik dan sangat diperlukan oleh manusia. Kegunaan juicer adalah untuk mengeluarkan enzim ini.

Bagaimana Cara yang Benar Meminum Jus?

Jus tidak boleh diminum begitu saja, ditelan dengan segera, dan masuk ke perut. Hal ini karena perut kita tidak memiliki kemampuan cepat untuk menarik unsur yang ada di dalam jus. Perut memerlukan enzim yang banyak agar proses pengolahannya berjalan sempurna dan cepat. Bila tidak maka jus akan terus saja lewat ke dalam usus besar beserta semua nutrisi yang masih tertinggal didalamnya, sehingga meminumnya tidak memberikan manfaat yang signifikan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda ketahui bagaimana cara yang benar menikmati jus Anda.

Caranya:

Jus diminum dengan cara lambat dan teratur. Masukkan seteguk kedalam mulut, biarkan berdiam di dalam mulut selama 5-15 detik agar enzim yang ada pada air liur bercampur dengan jus, barulah ditelan. Dengan demikian untuk meminum segelas jus, perlu paling tidak 2-3 menit. Inilah cara yang baik. Ini hampir sama dengan orang yang meminum anggur (wine).

Jus juga sebaiknya diminum sebelum makanan utama, bukan sebaliknya. Katakanlah setengah jam atau sejam sebelum makan siang atau malam, anda dapat meminum jus, bukan setelahnya. Hal ini perlu agar pada saat anda minum jus, enzim di mulut dan perut masih banyak tersedia, sehingga jus dapat diproses dengan baik, tidak tercampur dengan makanan lainnya.

Kapan Sebaiknya Minum Jus?

Pada dasarnya tidak ada jadwal untuk minum jus, Ladies. Anda bisa minum jus kapan saja dan sebanyak yang anda suka. Hanya saja usahakan waktunya sebelum mengkonsumsi makanan berat. Untuk yang terbiasa hanya minum satu-dua gelas sehari, lebih baik diminum sebelum makan sehingga penyerapan enzim-nya efektif. Khusus untuk yang melakukan coffee enema, dianjurkan meminum 1-2 gelas jus segera setelah enema, karena dihawatirkan ada elektrolit di darah yang terbuang selama enema dan perlu diganti oleh jus. Bagi penderita kanker dengan pengobatan GT, penderita perlu minum 13 gelas setiap hari, berarti rata-rata 1 gelas setiap jamnya. Untuk yang melakukan protokol tidak penuh jumlahnya dapat disesuaikan, tentunya lebih rendah.

Yang perlu Anda perhatikan, sebaiknya jangan pilih meminum jus yang di dalam kemasan botol, kotak, atau apapun bentuk kemasannya, karena biasanya minuman dalam kemasan seperti itu sudah mengandung banyak pengawet. Selain itu, jus jenis ini tidak mengandung enzim lagi. Daripada memilih meminum jus dalam kemasan, lebih baik Anda mengonsumsi sepiring rujak, Ladies. ;) Akan sangat bermanfaat bagi tubuh Anda.

Semoga bermanfaat… :)

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation