Cara Membuat Tabir Surya dari Bahan Alami

membuat tabir surya alami

Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari tidak cukup hanya dengan menggunakan pelembab atau pencerah kulit saja. Untuk dapat mengatasi hal tesebut maka kita memerlukan tabir surya yang dapat melindungi kulit secara maksimal. Tabir surya yang baik harus dapat melindungi Anda dari kerusakan kulit, penuaan kulit dan pencegahan dari kanker kulit yang berbahaya. Hal ini khususnya penting saat Anda akan melakukan aktivitas di bawah sinar matahari.

Tabir surya paling aman adalah tabir surya dengan menggunakan bahan-bahan alami namun kandungan SPF yang terdapat didalamnya cukup memenuhi standard kebutuhan kulit. Minyak kelapa, shea butter, minyak jojoba, minyak almond, ekstrak teh hijau merupakan bahan-bahan alami yang melindungi kulit dari sinar matahari. Mineral (zinc oxide) sebagai penghalang antara matahari dan kulit Anda.

Tabir surya dipasaran mengandung bahan-bahan kimia, yang dapat membahayakan kesehatan tubuh kita. Berikut adalah beberapa bahan baku pembuatan tabir surya yang harus kita hindari :

  • Oksibenzon (ditemukan pada 65% pada tabir surya), efeknya dapat mengganggu stabilitas hormon dalam tubuh
  • Retinol palmitat (suatu bentuk vitamin A yang baik dalam tubuh, namun berbahaya pada kulit)
  • Metoksisinamat atau Octinoxate
  • Padimate O / PABA
  • Nano or Micronized mineral particles

Mbak cantik akan berbagi tips bagaimana cara membuat tabir surya dari bahan alami di rumah. Berikut adalah langkah-langkah membuat tabir surya berbahan dasar alami yang praktis untuk dilakukan dirumah.

Bahan :
1/8 cangkir beeswax/lilin lebah
1/4 cangkir shea butter
1/4 cangkir minyak kelapa
2 sendok makan Zinc Oxide (bubuk seng oksida) dapat dibeli di toko kimia.

Caranya :

  • Panaskan shea butter dan minyak kelapa di atas api kecil. Lalu masukkan beeswax/lilin lebah
  • Aduk-aduk sampai beeswax/lilin lebah benar-benar meleleh.
  • Kemudian masukkan Zinc Oxide, hati-hati ya Ladies, pakailah sarung tangan agar tidak terkontaminasi langsung dengan kulit
  • Lalu, aduk-aduk sampai semua bahan tercampur dengan baik.
  • Matikan kompor, dan dinginkan.
  • Untuk memastikan semua bahan benar-benar tercampur, campurkan dengan mixer agar zink ocide tidak menggumpal, dan semua bahan dapat menyatu.
  • Setelah selesai, masukkan dalam wadah.

Minyak Alami (Natural Oil) yang memiliki Kandungan SPF sebagai bahan tambahan

1. Carrot Seed oil

Minyak yang terbuat dari biji wortel ini memiliki kandungan tabir surya yang cukup tinggi. Sebuah penetilian yang di lakukan pada tahun 2009 menyebutkan bahwa SPF yang terkandung dalam carrot seed oil (minyak biji wortel sekitar 38-40.

Selain memiliki kandungan spf alami yang tinggi carrot seed oil kaya antioxidan beta-carotene yang menjadikan minyak biji wortel ini memiliki warna orange. Selain dapat melindungi kerusakan kulit akibat sinar matahari, beta-caroten juga secara exclusive di gunakan dalam pembuatan skin care.

2. Raspberry Seed Oil

Sangat mudah meresap dan memiliki kandungan yang dapat membuat kulitmu lebih berkilau, itulah sekilas manfaat dari Raspberry Seed oil. Memiliki kandungan SPF alami antara 25 – 50 minyak ini memiliki kemampuan tidak hanya melindungi dari sinar ultraviolet tapi juga dapat melindungi kulit dari UVC Rays (sinar radiasi ultraviolet yang paling berbahaya). Karena memiliki kandungan yang luar buiasa tersebut Raspberry seed oil selalu digunakan dalam produk produk sunscreen / tabir surya kelas atas.

Raspberry seed oil juga memiliki manfaat lain untuk kulit, dengan kandungan omega 3 dan omega 6 yang tinggi Raspberry seed oil dapat melembabkan kulit secara alami sekaligus menghaluskan dan menyehatkan . Jenis Red Raspberry seed oil sering digunakan dalam pembuatan kosmetik alami untuk mengatasi stretch mark dan bekas luka.

3. Coconut Oil

Murah dan mudah di temukan di Indonesia, Coconut oil merupakan minyak yang umum di gunakan untuk perawatan kecantikan sejak dahulu terutama di daerah yang ber iklim tropis. Mengoleskan Virgin coconut oil pada kulit saat akan keluar rumah dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV pada level menengah. Berdasarkan jurnal ilmiah yang di publikasikan pada tahun 2010 “Pharmacognosy Research” Kandungan SPF alami pada Coconut oil mencapai angka 8 lebih rendah di bandingan dengan Carrot Seed oil dan Raspberry seed oil.

Kelemahan coconut oil adalah sangat melembabkan dan agak susah meresap di kulit jadi tidak cocok di gunakan di wajah yang berminyak, namun kalau di gunakan pada kulit tubuh sekiranya tidak terlalu masalah.

4. Olive Oil (Minyak Zaitun)

Ciri khas utama minyak zaitun adalah warnanya yang kuning emas ke hijauan. Kadar SPF pada minyak zaitun sama dengan kadar Coconut oil yaitu pada angka 8 SPF. Minyak zaitun juga terkenal memiliki manfaat kesehatan yang berlimpah jika di konsumsi. Manfaat lain untuk kulit adalah mencegah penuaan dini, kerutan dan garis garis halus di wajah.

5. Sweet Almond Oil

Kadar Kandungan SPF dalam almond oil memiliki peringkat paling rendah di antara ke-empat Natural oil yang telah di bahas diatas. Dalam jurnal ilmiah yang pernah di publikasikan Almond oil memili Kadar 6 SPF. Memang almond oil memiliki SPF rendah namun almond oil memiliki kandungan vitamin E yang tinggi sehingga sangat bagus untuk meremajakan kulit, dan mengatasi lingkar hitam di sekitar mata. Hebat kan ?

Notes : Jangan aplikasikan langsung carrot seed oil dan Raspberry seed oil di kulit tapi campurlah dengan Carrier oil seperti Argan oil atau Grapeseed oil agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Mudah kan Ladies? Selamat mencoba.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation