Cara Mengatasi Stretch Mark

ctk-91

Apa itu stretch mark?
Stretch mark yang jika diartikan secara bahasa adalah “tanda regangan” merupakan guratan kulit yang berpola memanjang tidak beraturan. Garis-garis tersebut bervariasi panjangnya dari beberapa milimeter sampai belasan centimeter.

Bagaimana terjadinya stretch mark?
Stretch mark terjadi akibat hilangnya atau menipisnya permukaan kulit sehingga terjadi cekungan-cekungan di permukaan kulit. Stretch mark terjadi ketika kulit mengalami peregangan dalam waktu cepat seperti saat hamil, perubahaan dari kurus ke gemuk atau sebaliknya, bisa juga disebabkan karena penggunaan steroid untuk pembentukan tubuh.

Wanita berkulit putih lebih berisiko mengalami stretch mark dibandingkan wanita berkulit hitam. Hal ini dikarenakan kadar pigmen melanin pada kulit berwarna hitam jauh lebih banyak dan hal ini diduga dapat menurunkan risiko stretch mark. Selain itu kelembaban, kelenturan dan kesehatan kulit ikut menentukan terjadinya stretch mark tersebut.

Stretch mark dapat timbul di mana saja pada tubuh sista, tetapi umumnya di tempat-tempat di mana lemak tersimpan atau di bagian kulit yang sering teregang. Tempat yang paling sering mengalami stretch mark adalah perut, payudara, lengan atas, lengan bawah, punggung, paha, pinggul dan pantat. Stretch mark tidak mengganggu kesehatan, tapi tentu mengganggu penampilan.

Pencegahan
Cara terbaik untuk mengatasi stretch mark adalah mencegahnya. Gangguan kulit yang satu ini jika sudah terlanjur terbentuk akan sulit dihilangkan. Stretch mark dapat dicegah dengan menghindari terjadinya peregangan kulit dan defisit kolagen. Berikut ini tindakan pencegahan yang dapat dilakukan:
1. Selama kehamilan, usahakan untuk mendapatkan kenaikan berat badan dalam rentang yang dianjurkan dan secara bertahap. Hindari perubahan berat badan yang drastis dan pertumbuhan otot yang berlebihan.
2. Jangan menggunakan obat-obatan kulit kortikosteroid dalam waktu lama.
3. Oleskan minyak zaitun pada kulit yang berpotensi mengalami stretch mark. Misalnya oleskan pada perut, paha, lengan, pantat, dll, selama kehamilan untuk mencegah terbentuknya stretch mark.
4. Lakukan olahraga ringan secara teratur, seperti jalan kaki atau berenang saat hamil. Hal ini akan memperkuat otot perut dan melancarkan peredaran darah di perut, sehingga akan memperlancar produksi serat kolagen.
5. Jalani hidup sehat dengan pola makan seimbang.

Penanganan
1. Krim dan salep.
Ada banyak krim atau salep yang mengklaim dapat menghilangkan stretch mark. Obat-obatan tersebut memang cukup mahal dan umumnya tidak menghilangkan stretch mark sepenuhnya. Bahan aktif yang digunakan adalah sintetis vitamin A (retinol) yang bekerja menghambat degradasi kolagen di dermis.

2. Terapi laser.
Teknik laser yang digunakan adalah fractional laser resurfacing. Terapi ini dilakukan untuk membuat luka mikroskopis di kulit sehingga memancing pembentukan kolagen dan epidermis. Efektivitas terapi laser yang mahal ini juga masih belum diyakini sepenuhnya dan seringkali hanya memberikan perbaikan sementara dan tidak menghilangkan stretch mark sepenuhnya.

Penanganan secara herbal
1. Kopi bubuk
Kopi bubuk dipercaya untuk memudarkan dan menghilangkan stretch mark yang timbul pada bagian paha, lengan, betis, dan perut. Caranya cukup mudah dan sederhana. Gunakan kopi bubuk atau ampas kopi yang masih hangat dan gosokkan pada area stretch mark dengan gerakan memutar selama lima hingga sepuluh menit. Lakukan ritual tersebut tiga kali seminggu.

2. Campuran wortel, ketumbar dan daun thyme
Haluskan campuran wortel, ketumbar, dan daun thyme. Oleskan campuran tersebut pada bagian tubuh yang memiliki stretch mark. Gosok secara perlahan selama lima menit dengan gerakan memutar lalu diamkan, kemudian bersihkan dengan air bersih.

3. Vitamin E
Konsumsi vitamin E secara teratur dapat membantu mencegah stretch mark. Tapi selain itu minyak vitamin E dapat digunakan juga untuk memijat bagian stretch mark pada tubuh Anda. Minyak vitamin E berfungsi untuk memperbaiki sel–sel kulit rusak dan mengisi kolagen pada kulit.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation