Karakter Seorang Ibu yang Baik

Happy-Woman-and-Kids_levene

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Namun ada sebagian orang tua yang cenderung diktator kepada anak-anaknya, sehingga psikologis anak merasa terkekang dan dapat mengganggu tingkah pola perilakunya di sekolah ataupun bergaul dengan teman-temannya. Di sisi lain, ada pula orangtua yang kurang perhatian terhadap anak-anaknya dengan alasan klise sibuk kerja, sehingga membuat anak-anaknya tersebut mencari perhatian dari luar rumah. Anak benar-benar butuh perhatian dan kasih sayang lebih dari orangtua, apalagi ibu. Ibu yang biasa sangat dekat dan lebih peka terhadap perasaan anaknya.

Berikut ini adalah karakter seorang ibu yang baik bagi anak-anaknya:

1. Mengajarkan agama dan akhlak yang baik.
Ibu yang baik adalah ibu yang dapat mengajarkan ilmu agama dan akhlak yang baik. Ilmu agama adalah dasar dari kehidupan dan nantinya berguna untuk di akhirat, sedangkan ajaran akhlak adalah ajaran bagaimana sang anak berperilaku yang baik dalam masyarakat. Sudah sepatutnya sang ibu mempunyai ilmu agama dan tauladan akhlak yang baik agar bisa ditiru dan diamalkan oleh si anak.

2. Berjiwa keibuan.
Ibu yang keibuan menunjukkan dan memberikan curahan kasih sayang serta perhatian pada anak-anaknya. Ibu yang berjiwa keibuan adalah penyabar dan tlaten membimbing & mengasuh anak-anaknya.

3. Peduli pada pendidikan dan bakat anaknya.
Sebagai ibu yang baik, Anda sudah seharusnya memikirkan dan perhatian terhadap pendidikan anak. Anak yang berprestasi di sekolah, baik akademik maupun non-akademik, adalah cerminan didikan orangtua pada si anak, terutama ibu.

4. Mengajarkan gaya hidup yang baik.
Ibu sudah sepatutnya mengajarkan bagaimana gaya hidup yang baik pada si anak, seperti mandiri, tidak boros, disiplin, atau tidak sering hura-hura dengan teman-teman.

5. Menegur ketika anaknya melakukan salah atau perilakunya kurang baik.
Tentu saja saat anak bersikap tidak baik atau melakukan salah, ibu harus menegur dan diberi pengertian dan pemahaman bahwa sikap telah dilakukan tidak baik dan dinasihati agar tidak mengulangi lagi. Nasihat baik dari ibu biasanya akan tertanam dalam benak anak.

6. Mau mendengarkan opini anak.
Ibu yang baik bukan hanya menasihati dan membimbing yang baik saja, tapi juga mau mendengarkan opini atau pemikiran si anak. Ada kalanya opini si anak juga baik dan dia juga dapat mengasah kreativitasnya.

7. Tidak sepenuhnya memaksakan keinginan pribadi pada anak alias tidak diktator.
Orangtua biasanya memiliki pandangan dan keinginan pribadi untuk anaknya, contohnya si anak dileskan seni musik padahal si anak lebih berminat pada seni lukis. Ibu yang baik harus jeli dan bijak dalam memahami dan mensupport minat dan bakat anak-anaknya.

8. Saat terjadi selisih pendapat atau permasalahan dengan sang suami, tidak cekcok di depan anak-anak.
Dalam rumah tangga pasti ada cekcok atau permasalahan suami-istri, maka hendaknya orangtua  tidak terang-terangan bertengkar atau berdebat di depan anak-anak, sebab akan mempengaruhi psikis anak. Saat mereka melihat orangtuanya bertengkar, membuat hati mereka sangat sedih dan tak nyaman. Sebaliknya, mereka akan ikut bahagia berada di tengah-tengah keluarga yang akur.

9. Menunjukkan tindak laku yang baik untuk keluarga, agar dicontoh oleh anak-anaknya kelak.
Ibu yang baik tentunya memberikan tauladan yang baik, contohnya bagaimana dia berprilaku pada suami atau tetangga. Kelak anak juga akan mencontoh budi baik si ibu.

10. Menghargai kerja keras si anak.
Pujilah kerja keras si anak dan supportlah agar dia mempertahankan prestasi yang dicapainya itu. Jangan mencelanya.

Bagaimana, apakah Anda sudah menjadi ibu yang baik?

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation