Kenali Berbagai Jenis Kosmetik untuk Bibir

cara-dandan-memakai-lipstik-yang-benar-300x201

Sekarang ini semakin banyak bermunculan varian jenis kosmetik untuk bibir dengan fungsi dan keunggulan yang berbeda-beda. Para pemula biasanya bingung membedakan jenisnya. Jangan sampai asal beli ! Karena salah-salah efeknya tidak sesuai dengan yang kamu inginkan. Sebaiknya kenali dulu jenis-jenis kosmetik untuk bibir berikut ini.

1. Lip Balm

Produk perawatan bibir yang umumnya berwarna bening, meskipun belakangan  juga diciptakan varian yang memiliki warna, bernama lip balm sheer colour. Bentuknya bermacam-macam, ada yang padat seperti lipstik dan ada pula yang berbentuk krim dan cair.

Fungsinya adalah untuk membentuk lapisan baru di atas permukaan kulit yang akan melindungi bibir dan menjaga kelembaban bibir. Oleh karena itu, lip balm ini merupakan barang wajib bagi kamu yang punya bibir mudah kering dan pecah-pecah.

Bibir memang sangat rentan terhadap iritasi karena lapisan kulitnya yang tipis. Oleh karenanya, tidak hanya digunakan pada saat bepergian ke luar, lip balm juga sebaiknya digunakan pada saat tidur agar kelembaban bibir tetap terjaga.

Dengan banyaknya varian lip balm yang dijual di pasaran, kamu harus selektif memilih produk merk mana yang akan kamu gunakan. Bacalah baik-baik kandungan yang terdapat di dalam produk tersebut sebelum membeli. Sebaiknya pilihlah lip balm yang memiliki kadar pelembab tinggi, mengandung emollient dan minyak alami. Apabila kamu sering beraktifitas di luar rumah, pilihlah lip balm yang mengandung tabir surya untuk melindungi bibir dari sinar ultraviolet.

2. Lipstik

Produk kosmetik untuk bibir yang paling dikenal. Berfungsi untuk memberikan warna pada bibir. Bentuknya bervariasi dari stik, krim, hingga cair. Lipstik sifatnya cenderung lebih pekat dan tidak transparan. Beberapa lipstik merk tertentu dapat berfungsi sebagai lip balm karena mengandung vitamin E dan zat lain yang baik untuk kelembaban bibir. Meskipun pada dasarnya, fungsi utama lipstik memang bukan untuk melembabkan dan merawat bibir melainkan hanya untuk memberi warna. Oleh karena itu, sebelum menggunakan lipstik, sangat dianjurkan untuk terlebih dahulu menggunakan pelembab seperti lip balm pada bibir.

Dalam memilih lipstik pun harus berhati-hati karena salah-salah dapat mengakibatkan bibir pecah-pecah dan menghitam. Kurangi pemakaian lipstik jenis matte karena kandungan SPF nya rendah. Selain itu hindarilah lipstik yang mengandung alkohol karena cenderung dapat membuat bibir kering.

Sisa lipstik di bibir harus dibersihkan dengan baik agar tidak tertinggal dan menimbulkan efek samping. Kamu bisa menggunakan minyak zaitun untuk membersihkan bibir.

3. Lipgloss

Lip gloss berfungsi untuk menciptakan efek kilau atau glossy pada bibir. Mengandung vitamin E dan aloe vera yang dapat memberikan sensasi sejuk pada bibir. Lip gloss juga berfungsi untuk melembabkan bibir, namun perlindungan yang diberikan tidak sekuat dan seefektif lip balm. Oleh karena itu, sebelum pemakaian lip gloss, dianjurkan untuk tetap memakai lip balm terlebih dahulu. Menggunakan lip gloss saja tanpa pelembab dapat membuat bibir menjadi kering.

Pilihlah lip gloss berbahan dasar air dan minyak untuk menjaga kondisi bibir agar tetap lembab.

4. Lip Tint atau Lip Stain

Belakangan menjadi populer karena warna yang dihasilkan lebih natural dan cara penggunaannya lebih praktis. Lip tint berbentuk cair dan biasanya dilengkapi dengan semacam kuas kecil atau aplikator yang dilengkapi spons diujungnya untuk mengaplikasikannya. Fungsinya untuk memberi warna pada bibir. Warna yang dihasilkan lip tint lebih ringan daripada lipstik, namun lebih intens daripada lip gloss. Keunggulannya adalah mampu menghasilkan efek warna yang natural dan tahan lama, sangat cocok untuk gaya riasan alami.

 

Sekian ulasan singkat mengenai jenis-jenis kosmetik untuk bibir. Semoga bermanfaat. 🙂

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation