Mempersiapkan Diri untuk Kehamilan

Mempersiapkan Diri untuk Kehamilan

Ladies, kehamilan dapat terjadi kapan saja tanpa peduli kita siap atau tidak untuk itu. Banyak wanita yang hamil tanpa memiliki rencana untuk kehamilannya, dan sebagian lagi berencana hamil tetapi sulit sekali untuk mendapatkan kehamilan. Mempersiapkan kehamilan bukan berarti menjamin seseorang akan hamil. Akan tetapi, mempersiapkan kehamilan berarti memperkecil kemungkinan adanya faktor-faktor yang dapat menyebabkan komplikasi yang mengganggu kemungkinan hamil, serta membangun kebiasaan sehat yang akan berdampak positif jika kehamilan datang.

Mempersiapkan diri untuk kehamilan juga akan membantu menemukan masalah ketidaksuburan yang mungkin terjadi, sehingga memeprsiapkan kehamilan adalahs sesuatu yang sebenarnya wajib Anda lakukan untuk merencanakan kehamilan. Hal ini akan membantu para wanita untuk lebih tanggap dan sensitif terhadap tubuhnya.

Berikut ini adalah beberapa hal yang disarankan untuk Anda perhatikan jika Anda ingin mempersiapkan kehamilan:

  • Pertama-tama yang mungkin dilakukan adalah melakukan pemeriksaan ginekologi dari dokter untuk memastikan tidak ada permasalahan yang akan mengganggu proses kehamilan. Selanjutnya, seorang wanita harus memahami riwayat kesehatan keluarganya, termasuk kelainan genetik atau masalah ginekologi. Untuk beberapa orang yang berisiko tinggi, skrining genetik mungkin dianjurkan sebelum mencoba untuk hamil. (Skrining genetik (penapisan genetik) adalah setiap uji laboratorium yang digunakan untuk langsung mendeteksi kelainan, cacat, atau kekurangan dalam gen atau kromosom manusia)
  • Selain itu, imunisasi juga harus diperbarui, terutama untuk MMR (Measles (campak), Mumps (gondongan), dan Rubella (campak Jerman)). Metode pengendalian kelahiran (misalnya KB) harus dihentikan karena beberapa metode memerlukan masa tunggu sebelum hamil. Jika Anda menggunakan pil kontrasepsi, dokter biasanya akan merekomendasikan jenis kontrasepsi lain selama beberapa siklus menstruasi agar sistem reprosuksi mengembalikan kondisi hormon ke tingkat normal.
  • Jika Anda tidak mendapatkan menstruasi lagi, segeralah cek kehamilan dan ingatlah kapan terakhir kali Anda mestruasi. Hal ini penting agar dokter Anda dapat mengetahui umur janin dan memperkirakan tanggal persalinan Anda.
  • Mempersiapkan masa pra-konsepsi berarti memperkecil kemungkinan risiko gangguan yang mungkin akan dialami janin. Anda mungkin membutuhkan beberapa jenis vaksin, dan kemusian perlu menunggu beberapa bulan sebelum pembuahan disarankan. Jika Anda merencanakan kehamilan pertama setelah berusia 35 tahun, maka dokter biasanya akan mengantisipasi kemungkinan gangguan seperti keguguran, dan risiko kerusakan kromosom.
  • Beberapa langkah umum untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan merupakan ide yang baik untuk mempersiapkan kehamilan. Jalankan gaya hidup sehat yang tepat untuk masa mempersiapkan kehamilan ini, untuk meningkatkan kemampuan hamil. Mulailah gaya hidup sehat seperti berolahraga secara teratur, berhenti merokok, makan makanan yang sehat, dan menghindari stres.
  • Usahakan untuk mendapatkan tidur berkualitas. Wanita yang sulit hamil biasanya memiliki hormon leptin yang rendah. Level hormon ini memengaruhi pengaturan rasa lapar Anda dan berat tubuh. Anda dapat meningkatkan hormon ini dengan istirahat yang berkualitas. Aturlah waktu tidur Anda. Upayakan untuk tidur 7-8 jam setiap harinya.

Salah satu untuk memaksimalkan kemungkinan kehamilan adalah dengan menjaga pola makan dan memantau cakupan gizi yang Anda konsumsi sehari-hari. Gizi dan nutrisi yang optimal akan sangat dibutuhkan untuk mendukung pembuahan dan perkembangan calon janin. Untuk itu, Anda sebaiknya memilih makanan yang Anda makan dengan lebih cermat.

Jenis makanan yang mendukung pembuahan antara lain adalah:

  • Vitamin B

Vitamin B merupakan salah satu nutrisi penting yang tidak dapat ditawar lagi jika Anda menginginkan kehamilan. Nutrisi ini merupakan pendukung dan pengatur hormon reproduksi, sehingga jika Anda ingin segera hamil, disarankan untuk memenuhi asupan vitamin B Anda.

  • Vitamin C

Vitamin C termasuk unsur penting untuk meningkatkan kesuburan, terutama bagi para calon ayah. Vitamin C juga akan meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung antioksidan, sehingga menjadi faktor pendukung yang sangat dibutuhkan bila kehamilan terjadi.

  • Asam Folat

Asam folat dibutuhkan oleh para calon ibu untuk mencegah kelainan perkembangan tabung otak bakal janin. Asam folat dapat Anda dapatkan dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, brokoli, asparagus, kacang polong, kacang kapri, atau jus jeruk. Asam folat ini bisa juga Anda dapatkan dari tablet siap pakai yang bisa Anda cari di apotek atau toko obat. Asam folat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari pada saat mempersiapkan kehamilan dan beberapa bulan pertama setelah terjadinya kehamilan.

  • Zat Besi (Fe)

Calon ibu yang mengalami anemia akan cenderung sulit hamil. Karena itu, zat besi akan menjadi sangat dibutuhkan utnuk meningkatkan jumlah sel darah merah. Zat besi terdapat pada hati, daging merah (sapi, kambing, domba), ayam, kacang-kacangan serta sayuran hijau, misalnya bayam.

  • Zat Seng (Zinc)

Zat seng berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma calon ayah. Zat seng ini banyak terdapat pada kerang, kuning telur, daging merah, biji-bijian serta kacang-kacangan.

  • Air

Terapi air terbukti efektif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, dan sangat efektif utnuk meningkatkan kesuburan serta berpotensi meningkatkan produksi hormon-hormon kesuburan, testosteron dan estrogen. Para calon ayah dan calon ibu dianjurkan untuk minum 8-10 gelas air putih setiap harinya.

Jika Anda sudah mengetahui nutrisi apa yang Anda butuhkan untuk menunjang kehamilan, ada baiknya jika Anda juga mengatahui jenis-jenis makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi. Ini dimaksudkan untuk menjaga kesehatan Anda, supaya kesehatan calon janin Anda juga terjaga.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang harus Anda hindari:

  • makanan yang mengandung merkuri, biasanya terdapat pada ikan-ikan yang berumur panjang dan berukuran besar, misalnya ikan hiu, makarel dan marlin. Merkuri yang terdapat pada ikan-ikan ini biasanya ada karena limbah yang mencemari perairan. Merkuri dipastikan berpotensi menyebabkan bayi Anda menjadi cacat atau autis.
  • makanan olahan (junk food);
  • makanan yang mengandung bahan pengawet;
  • makanan kalengan, misalnya sarden, atau buah dalam kaleng;
  • minuman berkafein, misalnya kopi;
  • minuman beralkohol; dan
  • rokok.

Nah, Ladies… Sudah siapkah Anda menghadapi kehamilan? 🙂

Semoga tipsnya bermanfaat, yaa..!

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation