Mengenal Leuconychia, Si Bercak Putih Pada Kuku

ctk76

Leuconychia (leukonikia), bercak putih yang satu ini lekat dengan mitos “ada yang sedang naksir kita”. Kemunculannya seringkali membuat kita harap-harap cemas karena mitos tersebut. Tapi, taukah sista bahwa hal tersebut hanyalah mitos? Lalu apa sih leukonikia itu sebenarnya? Simak penjelasan berikut ini.

Struktur kuku
Kuku merupakan salah satu bagian yang penting dari tubuh kita. Kuku terbuat dari keratin yang merupakan struktur protein keras. Kuku membantu dalam optimasi gerakan jari dengan menerapkan tekanan pada jari. Tekanan ini membantu dalam meningkatkan sentuhan dan sensitivitas ujung jari. Leukonika adalah salah satu gangguan pada kuku tersebut.

Leukonikia
Leukonikia merupakan cedera pada pangkal kuku. Kondisi ini juga disebut sebagai kuku putih karena warna putih memang muncul di kuku. Ada berbagai jenis leukonikia yang terdiri dari, leukonikia totalis (seluruh kuku menjadi putih), leukonikia partialis (hanya beberapa bagian kuku yang menjadi putih), leukonikia striata (garis putih yang berjalan sejajar dengan kuku) dan leukonikia punctata (di mana bintik-bintik kecil muncul secara tidak beraturan di kuku). Satu hal, leukonikia ini bukan disebabkan oleh kurangnya kalsium atau vitamin tertentu lho, sist…

Penanganan
Gangguan ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang serius. Kuku jari tangan akan mengalami pertumbuhan rata-rata 0,5-1,5 mm dalam satu minggu, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku jari kaki. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh dan nutrisi yang baik. Sebaliknya, kalau kekurangan gizi atau menderita anoreksia (gangguan makan), pertumbuhan kuku akan sangat lamban dan rapuh. So, nggak perlu khawatir dengan kemunculan bercak yang satu ini karena leukonika akan hilang seiring dengan pertumbuhan kuku sehingga nggak perlu diobati.

Pencegahan
Untuk mencegah terjadinya leukonika, hindarilah cedera atau benturan pada kuku. Kenakanlah sarung tangan saat beraktivitas untuk melindungi kuku dari benturan atau senyawa-senyawa keras yang dapat merusak kuku. Selain itu penting juga untuk menjaga kesehatan kuku agar tetap lembab sehingga tidak mudah rusak oleh benturan. Hindari juga kebiasaan menggigit-gigit kuku. Selain itu penggunaan cat kuku yang terlalu sering tanpa merawat kuku juga dapat membuat kuku rapuh. Kuku yang rapuh akan mudah cedera dan timbul lah leukonikia.

Note: Jika bintik-bintik putih muncul pada semua kuku, maka leukonikia dapat dikaitkan dengan kondisi penyakit serius seperti jantung, sirosis hati, anemia, diabetes, dan gangguan ginjal.

Jadi, sista, jangan GR lagi ya kalo si bercak putih pada kuku, leukonikia mampir. Sebaliknya sista harus lebih mawas diri karena itu tandanya sista kurang memperhatikan kuku. Serta tentu harus lebih waspada lagi jika bintik-bintik putihnya muncul di semua kuku karena bisa jadi merupakan indikasi penyakit yang lebih serius. Mulai sekarang, perhatikan kuku sista!

Tips Cantik Lainnya

Ada 2 komentar untuk artikel “Mengenal Leuconychia, Si Bercak Putih Pada Kuku

  1. tq banget infonya 🙂 sungguh sangat berguna buat menambah pengetahuan sy ttg bintik2 putih di kuku, sy sangat kuatir krn di kuku anak sy ada bintik2nya, setelah sy membaca artikel ini dan melihat ciri2 dari leuconychia, ternyata di kuku anak sy merupakan leuconychia puntata yg tdk perlu di kuatirkan…

  2. saya banyak mendapat ilmu di sini
    terimakasih

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation