Penyebab Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya

Cholesterol

Penyakit kolesterol merupakan penyakit yang bisa menimpa siapa saja. Di awal bulan Februari, American Heart Association and American College of Cardiology telah menerbitkan pedoman untuk gaya hidup, obesitas, dan penilaian resiko kolesterol untuk membantu pasien dan dokter untuk menentukan cara terbaik untuk mencegah serangan jantung atau stroke.

Di tahun 2008, The National Heart Lung and Blood Institute memprakarsai pengembangan pedoman pencegahan ini. Juni 2013, NHLBI mengundang American College of Cardiology dand The American Heart Association untuk bekerjasama membentuk pedoman.

Setidaknya satu dari tiga orang di Amerika meninggal akibat penyakit kardiovaskular, sehingga membuat mitos tentang panduan ini bisa menjadi latihan yang menyelamatkan nyawa terbantahkan.

Mitos pertama yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa lifestyle tidak lagi peduli sejak pedoman merekomendasikan obat untuk hampir semua orang.

Siapapun yang menyebarkan mitos ini jelas sekali tidak membaca pedoman. Tentu saja ada seluruh pedoman pada gaya hidup saja. Ini harus ditekankan bahwa modifikasi gaya hidup yang mneyangkut diet jantung sehat, kebiasaan berolahraga, menghindari produk tembakau, dan memelihara berat badan yang sehat tetap menjadi komponen penting dari promosi kesehatan, baik sebelum dan sesudah penggunaan obat penurun kolesterol.

Dengan kata lain, pilihan gaya hidup sehat harus dipertimbangkan sebelum dan selama pengobatan menggunakan statin. The American Heart Association telah dan akan selalu mendorong Amerika untuk bergerak lebih, makan dnegan baik, dan menghindari merokok.

Jika ada mitos yang beredar hendaknya kita tak boleh langsung percaya ya ladies. Anda harus jadi pembaca yang cerdas dan jangan mudah percaya mitos begitu saja. Agar lebih pasti, anda bisa berkonsultasi dnegan dokter untuk mengetahui kebenarannya.

Fakta Penting Mengenai Kolesterol
Kita harus mengetahui mengenai fakta kolesterol. Inilah informasi lebih detail mengenai informasi pendukung di dalam artikel. Apa saja?

Kolesterol adalah zat penting yang diproduksi oleh tubuh, namun juga diperoleh dari konsumsi makanan hewani
Kecenderungan untuk tingkat kolesterol yang tinggi dapat diwariskan melalui kondisi genetik
Kadar kolesterol seseorang seharusnya diuji sekali setiap lima tahun

Kadar kolesterol tinggi adalah salah satu kontibutor penting yang menyebabkan perhitungan resiko individu terkena serangan jantung dalams epuluh tahun kedepan.

Apa Itu Kolesterol?
Kolesterol ditemukan dalam setiap sel tubuh dan memiliki fungsi alam yang penting. Hal ini diproduksi oleh tubuh secara alami, namun bisa juga didapatkan melalui makanan. Kolesterol berbasis minyak dan tidak bercampur dengan darah. Kolesterol dibawa oleh dua jenis lipoprotein, yakni :

  • Low-Density Lipoprotein (LDL) : Kolesterol yang dibawa oleh jenis ini dikenals ebagai kolesterol buruk.
  • High –Density Lipoprotein (HDL) : Kolesterol yang dibawa oleh jenis ini dikenal sebagai kolesterol baik.

Kolesterol memiliki empat fungsi utama, tanpanya kita tidak bisa hidup :

  • Membantu kontribusi untuk struktur dinding sel
  • Membuat asam empedu pencernaan did alam usus
  • Memungkinkan tubuh untuk memproduksi vitamin D
  • Memungkinkan tubuh untuk membuat hormon tertentu

Apa Penyebab Kolesterol Tinggi?
Kadar kolesterol yang tinggi merupakan faktor resiko utama untuk penyakit jantung coroner, penyebab terjadinya serangn jantung, dan mengurangi tingkat lipid darah. Tingginya kadar LDL membangun kolesterol di dalam arteri, sedangkan HDL membawa kolesterol ke hati untuk dihapus dari dalam tubuh. Penumpukan kolesterol adalah bagian dari proses yang dapat mempersempit arteri, yang disebut aterosklerosis, dimana plak terbentuk dan menghambat aliran darah.

Kadar kolesterol tinggi adalah hasil dari faktor resiko yang dapat dimodifikasi dan non-modifikasi. Dua faktor resiko utama, diet dan olahraga. Dengan menggabungkan keduanya, faktor resiko yang buruk dapat dikurangi.
Membatasi asupan lemak dalam diet juga membantu mengelola kadar kolesterol. Secara khusus akan membantu untuk membatasi makanan yang mengandung makanan sumber kolesterol :

  • Kolesterol (makanan hewani, seperti kuning telur, daging, dan keju)
  • Lemak Jenuh (ditemukan pada beberapa daging, produk susu, cokelat dipanggang, dan makanan yang digoreng)
  • Lemak trans (ditemukan di beberapa makanan yang diproses dnegan cara digoreng)
  • Kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat menyebabkan kadar LDL di dalam darah tinggi dengan olahraga teratur. Hal ini akan membantu mengelola resiko ini.
  • Penyebab utama dari kolesterol yang tinggi adalah faktor genetik. Tingkat LDL yang sangat tinggi ditemukan dalam kondisi yang diakibatkan oleh genetik.

Tanda dan Gejala Kolesterol Tinggi
Memiliki kadar kolesterol tinggi, sementara faktor resiko untuk kondisi lain tidak sendiri hadir tanda-tanda atau gejala. Kecuali jika anda rutin melakukan tes darah rutin. Dengan tes darah rutin, kadar kolesterol tinggi akan diperhatikan dan bisa menghadirkan ancaman bagu jantung, bahkan menyebabkan serangan stroke.

Kolesterol tinggi hanya dapat didiagnosis dengan melakukan tes darah. Pedoman dokter menyatakan, bahwa setiap orang diatas usia 20 tahun harus memiliki tigkat kolesterol yang seimbang. Mereka akan diperiksa setiap lima tahun sekali.

Tes kolesterol dilakukan setelah periode puasa. Tidak boleh ada makanan, minuman, maupun obat-obatan yang masuk selama 19-12 jam. Hal ini berguna untuk mengaktifkan pembacaan yang akurat dari kolesterol LDL dari test darah. Tes juga memberikan informasi mengenai kolesterol total, kolesterol HDL, dan trigliserida.

Pedoman yang ditetapkan kadar kolesterol yang membantu resiko jantung individu adalah sebagai berikut :
Kolesterol LDL

  • Optimal kurang dari 100 mg / dL
  • Dekat antara 100-129 mg / dL
  • Batas Tinggi antara 130-159 mg / dL
  • Tinggi antara 160-189 mg / dL
  • Sangat tinggi antara 190 mg / dL keatas
  • Kolesterol total diinginkankurang dari 200 mg / dL
  • Batas Tinggi antara 200-239 mg / dL
  • Tinggi 240 mg / dL atau di atas
  • Kolesterol HDL
  • Rendah dibawah 40 mg / dL
  • Tinggi 60 mg/ dL keatas

Pencegahan Dan Pengobatan Kolesterol Tinggi
Untuk mengobati kolesterol, ada beberapa perubahan yang direkomendasikan untuk semua orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, termasuk mereka yang menerima obat untuk mengurangi resiko penyalkit jantung koroner dan serangan jantung.

    1. Berolahraga
      Latihan atau olahraga adalah salah satu ukuran gaya hidup yang dapat mengurangi kadar kolesterol. Makanlah makanan yang sehat untuk jantung misalnya menggunakan toping yang rendah lemak dan saus. Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh. Makanlah sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian yang kaya serat. Olahraga teratur, hindari merokok, dan cobalah menjaga berat bada anda.
    2. Penggunaan Statin
      Statin memang dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol yang terlalu tinggi namun, resep statin ini masih menjadi perdebatan di kalangan medis dalam beberapa tahun terakhir. Di satu sisi, banyak pasien yang mendapatkan keuntungan dari penggunaan statin untuk menurunkan kolesterol dan mengurangi resiko serangan jantung. Sejumlah pasien juga mengalami efek yang merugikan dari statin.
    3. Dalam sebuah penelitian terbaru, para peneliti melihat data dari 25.970 orang dewasa yang sehat untuk menemukan 3.351 pengguna statin dan 3.351 non pemakai dan menemukan bahwa selama masa tindak lanjut dari sekitar 6,5 tahun. 14% dari pasien justru memiliki resiko diabetes dengan diabetes. Mereka juga memiliki resiko obesitas atau kelebihan berat badan.

Baca Juga : Makanan Aman Bagi Penderita Kolesterol

  1. Ada baiknya penderita kolesterol segera mengunjungi dokter untuk mengatasi penyakitnya. Dengan begini, dokter akan memberikan obat yang tepat untuk anda. jika memungkinkan, anda bisa memilih obat-obatan tradisional yang tidak menimbulkan efek samping. Jauhi makanan yang justru dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi.
Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation