Penyebab Sakit saat Menstruasi dan Solusinya

Penyebab Sakit saat Menstruasi dan Solusinya

Apakah Anda sering merasakan nyeri ketika menstruasi, Ladies? :) Banyak wanita usia subur yang mengalami menstruasi. Rasa nyeri dan kram tersebut biasanya dirasakan para wanita di hari-hari menjelang dan pada saat menstruasi. Nyeri akan terasa di daerah perut bagian bawah atau tengah dan mungkin merambat hingga ke pinggul, paha dan punggung. Intensitas nyeri akan mengikuti kontraksi otot rahim, dan tingkat nyeri dapat bervariasi. Pada suatu saat, nyeri mungkin hampir tidak terasa, tetapi di saat lain nyeri bisa saja terasa sangat menyakitkan dan disertai dengan kejang, lemas, demam, pusing, serta berbagai gangguan lambung seperti mual, muntah dan diare. Apakah hal ini normal? :)

Nyeri menstruasi (dalam Bahasa Latin disebut dismenore) sebenarnya normal saja terjadi, Ladies. Zat yang disebut sebagai prostaglandin adalah penyebab utamanya. Zat ini diproduksi oleh tubuh dan ditemukan dalam lapisan rahim. Ketika proses menstruasi dimulai, zat ini merangsang kontraksi untuk melepaskan lapisan rahim sehingga menyebabkan kram. Zat ini jugalah yang menyebabkan vasodilatasi sistem peredaran darah.

Pembuluh arteri dan vena mengembang, sehingga darah menstruasi akan labih mudah dikeluarkan. Hal ini bisa saja menyebabkan tekanan darah menurun sehingga tubuh akan merasa lemas dan pusing. Pada beberapa kasus, menstruasi menyebabkan mual, diare hingga muntah. Ini disebabkan oleh kontraksi pada rahim. Gumpalan darah atau aliran darah menstruasi juga dapat memperburuk rasa nyeri, sebab gumpalan darah yang harus dikeluarkan melalui bukaan sempit leher rahim. Peregangan leher rahim oleh aliran darah itulah yang menyebabkan nyeri. (Itulah sebabnya mengapa pada wanita yang telah melahirkan, nyeri menstruasi cenderung berkurang sebab bukaan leher rahim mereka telah melebar).

Nyeri menstruasi terutama akan dirasakan oleh mereka yang beriwayat mendapatkan menstruasi lebih awal (kurang dari 12 tahun), mengeluarkan darah haid lebih banyak dari rata-rata, atau pada remaja putri di tahun-tahun awal menstruasi. Akan tetapi, pada kasus-kasus tertentu, nyeri menstruasi mungkin saja terjadi karena kondisi tertentu atau penyakit. Misalnya karena penyakit menular seksual, kista ovarium, masalah spiral.

Pola menstruasi bisa saja tidak teratur, tetapi jika jarak antar- menstruasi kurang dari 21 hari atau labih dari 3 bulan, Anda harus waspada terhadap adanya masalah ovulasi atau kondisi medis lainnya yang mungkin Anda alami. Begitu juga jika menstruasi berlangsung selama lebih dari 10 hari. Jika Anda mulai merasakan nyeri setelah berusia 25 tahun, atau bila nyeri disertai gejalan lain seperti pendarahan haid yang tak kunjung berhenti atau darah menstruasi berbau busuk, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Nah, untuk pertolongan pertama, Anda bisa mencoba tips-tips di bawah ini, untuk membantu meredakan rasa sakit/ nyeri yang Anda derita karena menstruasi. :D

  • Kompres Perut

Nyeri atau kram perut yang Anda rasakan akan berkurang jika Anda mengompresnya dengan air hangat. Anda dapat menggunakan alat kompres khusus atau menggunakan handuk yang dibasahi dengan air hangat. Tempelkan pada bagian perut Anda yang terasa nyeri.

  • Minum Minuman Hangat

Perbanyaklah konsumsi air hangat. Ini dapat meredakan nyeri pada perut Anda. Meminum rebusan jahe hangat atau sup bening juga bisa menjadi pilihan yang baik.

  • Berbaring

Berbaringlah di tempat Anda bisa merasa nyaman, misalkan sofa empuk atau tempat tidur, terutama jika Anda mengalami nyeri di bagian punggung. Beri bantal untuk menyangga lutut Anda. Biarkan diri Anda rileks dengan menutup mata, bernafas secara perlahan dan teratur. Lakukan hingga Anda merasa nyaman.

  • Lakukan Pijatan

Pijatan ringan pada bagian perut bagian bawah dapat mengurangi nyeri/ kram yang Anda alami. Lakukan dengan lembut dan perlahan. Jika suka, Anda dapat mengoleskan minyak kayu putih untuk memberikan rasa hangat pada perut.

  • Minum Jamu

Tentu Anda memiliki rempah-rempah di dapur Anda. Bahan-bahan alami tersebut dapat juga dijadikan jamu untuk membantu Anda mengatasi nyeri pada perut saat menstruasi. Misalnya adalah jamu yang Anda buat dari kunyit dan asam jawa.

  • Makan Biji-bijian Utuh

Beberapa penelitian telah mengonfirmasi bahwa vitamin B6 yang terdapat dalam biji-bijian bermanfaat untuk mengurangi gejala sindrom pramenstruasi. Jangan makan makanan olahan, karena dapat menyebabkan gejalanya menjadi lebih buruk.

  • Perhatikan Pola Makan

Perubahan pola makan mungkin dapat membantu Anda meringankan sakit karena menstruasi. Kurangi asupan garam untuk meringankan pembengkakan, nyeri payudara dan pusing. Kurangi juga konsumsi kafein untuk mengurangi gejala depresi, dan kurangi alkohol untuk mengurangi depresi serta sakit kepala dan mual. Perbanyaklah air putih hangat. Ini akan membantu Anda mengatasi nyeri, sakit kepala, pembengkakan serta nyeri otot.

  • Konsumsi Vitamin

Kalsium dan vitamin D sangat dianjurkan bila Anda ingin mengurangi rasa sakit karena menstruasi. Konsumsilah jauh sebelum masa haid datang. Sangat penting meminum Kalsium bersama-sama dengan vitamin D, karena vitamin D akan membantu penyerapan Kalsium secara maksimal. Suplemen ini akan membantu Anda meringankan gejala depresi, kelelahan serta hilangnya nafsu makan.

  • Olahraga Ringan

Lakukan olahraga sebab ini akan meringankan nyeri otot, terutama di daerah punggung dan perut bagian bawah. Olahraga juga akan menghindarkan Anda dari insomnia yangs ering terjadi karena masa menstruasi. Olahraga merupakan pembangkit energi alami,s ehingga akan meringankan rasa kelelahan. Akan tetapi, tetap pastikan olahraga yang Anda lakukan tidak berlebihan, ya, Ladies. Karena jika berlebihan, malah akan memperparah kondisi Anda, seperti pusing dan mual.

Anda juga dapat mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit/ nyeri ketika menstruasi. Misalnya:

  • Obat Anti-inflamasi

Perawatan utama nyeri menstruasi adalah kelas obat yang disebut obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID), seperti ibuprofen dan naproxen. Obat ini bekerja dengan menghentikan produksi prostaglandin oleh tubuh. Obat ini juga dapat mengurangi kehilangan darah dengan mengurangi pembekuan darah di dalam rahim. Ada belasan obat berbasis NSAID yang dapat Anda beli secara bebas di apotek atau tokko obat terdekat. Tetapi Anda harus berhati-hati terhadap obat ini jika Anda memiliki penyakit lambung seperti maag, karena dapat membuat lambung iritasi.

  • Pil KB

Pil KB? Ya. Ini dapat menjadi salah satu solusi yang bisa saja Anda coba. Pil KB bekerja dengan mencegah terjadinya ovulasi, sehingga mencegah juga terjadinya aktivitas prostaglandin yang menyebabkan kram menstruasi. Namun jika Anda menginginkan kehamilan, tentu saja Pil KB tidak menjadi pilihan solusi bagi Anda.

Anda dapat mencoba kedua solusi obat di atas, akan tetapi tentu saja akan jauh lebih baik jika Anda tetap menggunakan cara dan bahan alami untuk mengatasinya, ya, Ladies… :) Kita tentu tahu bahwa segala sesuatu yang alami memiliki dampak negatif yang nyaris tak ada, dibandingkan dengan mengonsumsi obat-obatan dan bahan kimia.

Jika tips-tips di atas tidak membantu Anda, dan masalah nyeri yang Anda alami telah sangat menggangu aktivitas, segeralah konsultasikan ke dokter. Sebab, meskipun nyeri haid dialami oleh kebanyakan wanita dan merupakan hal yang wajar, jika berlebihan bisa jadi merupakan gejala awal dari masalah organ reproduksi. Diagnosis ahli akan sangat diperlukan untuk mengetahui penyebab nyeri berlebihan yang Anda alami, sehingga penanganan yang tepat dapat Anda dapatkan.

Semoga tips-tips di atas dapat berguna bagi Anda. :)

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation