Aneka Penyebab Sesak Nafas dan Cara Mengatasinya

mengatasi sesak nafas

Pernapasan adalah suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karena sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf otonom. Untuk anda yang memiliki aktivitas sangat padat dan sibuk sekali, apakah pernah mengalami gangguan pernafasan atau sesak nafas? Tentu saja ini adalah situasi sulit yang menghambat pekerjaan. Sesak nafas ini biasanya muncul secara mendadak karena faktor lingkungan yang kurang mendukung, terutama polusi udara.

Sesak nafas yaitu perasaan sulit bernapas yang biasanya terjadi ketika kita melakukan aktivitas fisik. Sesak napas adalah suatu gejala dari beberapa penyakit yang dapat bersifat kronis. Sesak napas juga dikenal dengan istilah “Shortness Of Breath”. Kejadian-kejadian sesak nafas bergantung dari tingkat keparahan dan sebabnya. Perasaan itu sendiri merupakan hasil dari kombinasi impuls (rangsangan) ke otak dari saraf yang berakhir di paru-paru, tulang iga, otot dada, atau diafragma, ditambah dengan persepsi dan interpretasi pasien. Pada beberapa kasus, sesak napas diperhebat karena kegelisahan memikirkan penyebabnya.

Macam-Macam Sesak Napas (Dyspnea) antara lain :

1. Dyspnea (Sesak Nafas) akut merupakan penyebab umum kunjungan ke ruang gawat darurat. Penyebab dyspnea akut diantaranya penyakit pernapasan (paru-paru dan pernapasan), penyakit jantung atau trauma dada.

2. Dyspnea (Sesak Nafas) kronis dapat disebabkan oleh penyakit asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), emfisema, inflamasi paru-paru, tumor, kelainan pita suara.

Mengenali Macam-macam Penyebab Sesak Nafas :

A. Sesak Nafas karena Faktor Keturunan.
Penderita memiliki paru-paru dan organ pernafasan lemah. Ditambah kelelahan bekerja dan gelisah, maka bagian-bagian tubuh akan memulai fungsi tidak normal. Kabar baiknya, ini tidak otomatis membuat tubuh menderita, sebab secara alami akan melindungi diri sendiri. Namun demikian, sistem pertahanan bekerja ekstra, bahkan kadang-kadang alergi dan asma timbul sebagai reaksi dari sistem pertahanan tubuh yang bekerja terlalu keras.

B. Sesak Nafas karena Faktor lingkungan.
Udara dingin dan lembab dapat menyebabkan sesak nafas. Demikian pula dengan serbuk sari bunga (pollen) dan partikel lain. Bekerja di lingkungan berdebu atau asap dapat memicu sesak nafas berkepanjangan. Polusi pada saluran hidung disebabkan pula oleh rokok yang dengan langsung dapat mengurangi suplai oksigen.

C. Sesak Nafas karena kurangnya asupan cairan.
Sesak Nafas karena kurangnya asupan cairan sehingga lendir pada paru-paru dan saluran nafas mengental. Kondisi ini juga menjadi situasi yang menyenangkan bagi mikroba untuk berkembang biak.

D. Sesak Nafas karena ketidakstabilan emosi.
Orang-orang yang gelisah, depresi, ketakutan, rendah diri cenderung untuk sering menahan nafas. Atau justru menarik nafas terlalu sering dan dangkal sehingga terengah-engah. Dalam waktu yang lama, kebiasaan ini berpengaruh terhadap produksi kelenjar adrenal dan hormon, yang berkaitan langsung dengan sistem pertahanan tubuh. Kurang pendidikan bisa juga menyebabkan sesak nafas. Pengetahuan akan cara bernafas yang baik dan benar akan bermanfaat dalam jangka panjang baik terhadap fisik maupun emosi seseorang.

Apabila Anda mengalami sesak nafas, maka hal itu harus segera mendapat perhatian. Sebab sesak nafas menyebabkan rasa yang tidak nyaman karena sulitnya bernafas sehingga tubuh kurang mendapatkan oksigen, dan yang terburuk dapat menyebabkan kematian. Bila anda mengalami gangguan pernafasan, maka lakukanlah anda dapat melakukan latihan di bawah untuk membantu melegakan pernafasan anda. Lakukanlah latihan berikut ini dua kali sehari, dengan rentang waktu lima sampai sepuluh menit sampai Anda terbiasa melakukannya.

1. Pernafasan Perut
Berbaring dengan enak dan letakkan bantal di bawah kepala. Tekuk lutut dan rilekskan perut. Tekan perut dengan satu tangan perlahan tetapi cukup keras untuk menciptakan tekanan. Letakkan tangan lain di dada. Lalu bernafaslah perlahan dari hidung dengan menggunakan otot-otot perut. Tangan yang berada di atas perut harus diangkat pada saat menarik nafas dan letakkan kembali pada saat membuang nafas. Tangan yang lain tetap berada di atas dada dan usahakan agar tidak bergerak-gerak.

2. Bernafas Melalui Mulut
Bernafaslah perlahan melalui hidung untuk menghindari tertelannya udara. Tahan nafas anda sambil menghitung satu, 1000, dua, 1000, tiga, 1000. Majukan bibir anda seperti hendak bersiul. Lalu, buang nafas pelan-pelan melalui bibir yang dimajukan sambil menghitung satu, 1000, dua, 1000, tiga, 1000, empat, 1000, lima, 1000, enam, 1000. Anda harus membuat suara siul perlahan saat membuang nafas. Nafas yang dibuang melalui bibir yang dimajukan akan mengurangi kecepatan bernafas dan membantu menghilangkan udara yang lama terperangkap dalam paru-paru. Saat melakukan pernafasan melalui mulut selama aktivitas, tarik nafas sebelum bergerak, dan buang nafas saat aktivitas. Bila ritme cara menghitung di atas tidak tepat, temukan cara menghitung sendiri yang lebih cocok. Harus terus diperhatikan agar selalu membuang nafas lebih lama daripada saat menarik nafas.

Ada lagi cara lain yang bisa sobat lakukan untuk mengatasi sesak nafas, yaitu berada pada lingkungan hijau dan lapang. Jika tidak memiliki kemampuan untuk sering pergi keluar kota, ke gunung atau laut, tanamlah pohon berdaun hijau lebat di sekitar tempat tinggal yang akan memproduksi banyak oksigen dan menyerap polusi. Setiap saat menemukan lingkungan hijau dan bersih, berjalan kakilah dan hirup udara dalam-dalam.

Aneka Herbal yang Dapat Meredakan Gejala Sesak Nafas

Ada beberapa jamu tradisional atau obat untuk sesak nafas yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di lingkungan sekitar anda. Di antaranya:

  • Perbanyaklah menggunakan kayu manis Cina yang dimasukkan ke dalam masakan sebagai campuran masakan
  • Jintan hitam (Habbatussauda) ditumbuk halus dan dicampur dengan madu lebah dan air hangat. Diminum selagi hangat lebih baik.
  • Cengkeh ditumbuk halus lalu dimasukkan ke dalam air mendidih lalu disaring. Kemudian didinginkan, terus dicampur madu. Jangan mencampur madu dalam keadaan panas (mendidih) karena merusak kandungan madu.
  • Minum kopi dapat melancarkan saluran pernafasan.
  • Dapat juga dengan minum air cengkeh yang dicampur madu.
  • Makan bawang putih yang diiris kecil – kecil dicampur dengan kecap.
  • Kencur yang diparut lalu dicampur madu lebah atau kecap, dimakan biasa.
  • Minum air madu hangat, air jahe panas atau dengan cara hirup dalam – dalam uap air panas yang diberi minyak kayu putih

Ramuan Bunga Kenanga Untuk Sesak Nafas ;
Bahan yang di perlukan :
- 1/2 genggam bunga kenanga
- 1 ½ sendok gula putih.
Caranya dengan merebus bahan di atas bersama 1 gelas air panas sampai mendidih hingga tinggal ½ gelas. Kemudian disaring dan diminum. Lakukan secara rutin pagi – sore.

Hal yang Sebaiknya di Hindari oleh Penderita Sesak Nafas :

  • Hindari makan makanan yang asam
  • Hindari minum air dingin/es yang seger seger itu lho..
  • Hindari/kurangi aktifitas bercinta/senggama ataupun bayak gerak (kecuali jalan dengan suuantai saja)
  • Hindari banyak tidur siang
  • Hindari minum susu
  • Hindari tempat tempat yang berdebu (kotor)
  • Hindari banyak makan (kekenyangan)
  • Hindari bulu bulu binatang.
  • Hindari tempat yang gelap (kamar harus terang terus)
  • Hindari tekanan secara psikologis

Semoga tips ini bermanfaat ya Ladies ^ _ ^

Tips Cantik Lainnya

Ada 2 komentar untuk artikel “Aneka Penyebab Sesak Nafas dan Cara Mengatasinya

  1. IRMINA INTANSARI BARUT on November 25, 2013 at 4:22 am said:

    makasih untuk informasi penyebab dan cara mengobati sesak nafasnya. Bagaimana jika penderita sesak nafas ini memiliki riwayat penyakit gula yang tinggi, apakah obat herbal yang harus digunakan…………………….. makasih sebelumnya, n mohon balasan secepatnya ….

  2. tika on June 18, 2014 at 4:40 am said:

    Sy sesak nafas,†ªPί mag.boleh tanya obat herbal •°(*)apa °• Чªήğ cocok untuk sy.

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation