Perhatikan Perbedaan Daging Babi dan Daging Sapi!

ctk101

Pengoplosan daging sapi menggunakan daging babi kini mulai marak kembali. Mengingat harga daging sapi yang tidak stabil dan cenderung meningkat, maka pedagang nakal sepertinya tak akan berhenti melakukan kecurangan tersebut. Bagi umat muslim, tentu mengonsumsi babi adalah sesuatu yang haram. Tapi bagi mereka yang tidak menganggapnya haram pun perlu waspada saat mengonsumsinya.

Bahaya daging babi
Secara fisik babi banyak menyimpan bibit penyakit. Parasit-parasit itu antara lain adalah cacing Taenia solium, Trichinia spiralis, Schistosoma japonicus, Fasciolepsis buski, Ascaris, Anklestoma, Calornorchis sinensis, Paragonimus, dan Swine Erysipelas. Sedang kuman-kuman yang ada pada babi dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah TBC, Cacar (Small pox), gatal-gatal (scabies), dan Kuman Rusiformas N.

Selain itu daging babi adalah daging yang paling sulit dicerna, karena kandungan lemaknya sangat tinggi. Daging babi gemuk mengandung 91% lemak, sedang 60% lemak, dan kurus 29% lemak. Bandingkan dengan daging sapi gemuk yang mengandung 35% lemak, sedang 20% lemak, dan kurus 6% lemak.

Jika dibiarkan berada di udara terbuka maka daging yang pertama kali busuk adalah daging babi. Akan tetapi apabila daging-daging tersebut dimasak, maka yang paling lambat masaknya adalah daging babi. Dari hasil penelitian juga diperoleh kesimpulan bahwa daging sapi berada dalam lambung selama 3 jam untuk mengalami proses pencernaan sempurna, sementara daging babi berada dalam lambung selama 5 jam hanya untuk memperoleh hasil pencernaan yang sempurna.

Untuk lebih waspada, berikut akan kami tampilkan perbedaan antara daging babi dan daging sapi mentah yang telah umum dipublikasikan. Perbedaan ini diutarakan oleh Dr. Ir. Joko Hermanto, Guru besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB.

1. Warna
Daging babi memiliki warna yang lebih pucat dari daging sapi, warna daging babi mendekati warna daging ayam. Rendam daging yang sista beli ke dalam air untuk menguji apakah warna merah daging tersebut luntur. Biasanya warna pada daging babi oplosan dikamuflase dengan pelumuran darah sapi. Selain itu, ada bagian tertentu dari daging babi yang warnanya mirip sekali dengan daging sapi sehingga sangat sulit membedakannya.

2. Serat
Pada sapi, serat-serat daging tampak padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas. Sedangkan pada daging babi, serat-seratnya terlihat samar dan sangat renggang. Perbedaan ini semakin jelas ketika kedua daging direnggangkan bersama. Daging sapi memiliki tekstur yang lebih kaku dan padat dibanding dengan daging babi yang lembek dan mudah diregangkan. Melalui perbedaan ini sebenarnya ketika kita memegangnya pun sudah terasa perbedaan yang nyata antar keduanya karena terasa sekali daging babi sangat kenyal. Sementara daging sapi terasa solid dan keras sehingga cukup sulit untuk diregangkan

3. Lemak
Daging babi memiliki tekstur lemak yang lebih elastis sementara lemak sapi lebih kaku dan berbentuk. Selain itu lemak pada babi sangat basah dan sulit dilepas dari dagingnya sementara lemak daging sapi agak kering dan tampak berserat.

4. Aroma
Terdapat sedikit perbedaan antara keduanya. Daging babi memiliki aroma khas tersendiri, sementara aroma daging sapi adalah anyir seperti yang telah kita ketahui. Segi bau inilah yang sebenarnya paling ampuh untuk membedakan antar kedua daging ini. Karena walaupun warna telah dikamuflase dan dicampur antar keduanya, namun aroma kedua daging ini tetap dapat dibedakan. Sayangnya kemampuan membedakan melalui aromanya ini membutuhkan latihan yang berulang-ulang karena memang perbedaannya tidak terlalu signifikan.

Lalu bagaimana membedakan daging babi dan sapi yang telah diolah? Berikut ciri-ciri umumnya dalam olahan berupa bakso.

1. Aroma dan lemak
Daging babi lebih berminyak karenanya jika dibuat bakso akan mengeluarkan aroma lemak yang tajam. Permukaan bakso juga lebih licin berminyak. Ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi jenis bakso daging sapi dengan campuran minyak babi.

2. Warna
Warna bakso babi dan sapi nyaris sama, putih sedikit merah kecoklatan. Tetapi jika dipotong akan terlihat warna daging babi lebih pucat. Warnanya agak merah muda dan bukan merah kecokelatan seperti daging sapi.

3. Tekstur
Bakso daging babi biasanya teksturnya lebih halus, lembut dan berminyak. Juga tidak ada urat di dalam adonannya. Licin dan bersih. Tidak kesat atau nyaris kering seperti bakso daging sapi.

4. Ukuran
Umumnya bakso daging babi berukuran sedikit lebih besar dari bakso daging sapi. Karena teksturnya lembut cenderung dibuat lebih besar.

5. Harga
Umumnya harga bakso babi lebih murah karena memang harga daging babi sebagai bahan utamanya lebih murah. Jika bakso daging sapi harganya lebih murah bisa jadi dipakai campuran tepung kanji yang lebih banyak atau campuran daging babi.

So, mari waspada terhadap peredaran daging babi di sekitar kita!

Tips Cantik Lainnya

Ada 1 komentar untuk artikel “Perhatikan Perbedaan Daging Babi dan Daging Sapi!

  1. sangat bermanfaat blog ini..

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation