Perlukah Periksa TORCH di Awal Kehamilan?

ctk90

Apa itu TORCH?
TORCH merupakan istilah yang mengacu kepada infeksi yang disebabkan oleh Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simplex virus II (HSV-II).

Penyebab
Seseorang berpotensi terinfeksi TORCH jika gemar mengonsumsi sayuran mentah, daging (ikan, sapi, ayam) setengah matang, atau suka memelihara binatang, seperti kucing, anjing, burung merpati, dan lain-lain, tapi tidak memperhatikan kebersihan binatang peliharaannya.

Akibat terserang TORCH
Infeksi TORCH ini sering menimbulkan berbagai masalah kesuburan (fertilitas) baik pada wanita maupun pria sehingga menyebabkan sulit terjadinya kehamilan. Bila TORCH menyerang wanita hamil beberapa kecacatan janin yang bisa timbul antara lain kelainan pada saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, mata, telinga, terganggunya fungsi motorik, hidrosepalus, dan lain sebagainya.

Pemeriksaan TORCH
Umumnya dokter menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan TORCH pada awal kehamilan, agar bila ternyata positif terjangkit bisa segera diambil tindakan. Dugaan terhadap infeksi TORCH dibuktikan melalui pemeriksaan darah dengan pengukuran titer (takaran konsentrasi) IgG, IgM, atau keduanya. Angka yang terbaca pada hasil pemeriksaan laboratorium terhadap serum darah adalah positif atau negatif.

Cara pembacaan hasil tes TORCH
– Tes IgG itu untuk meriksa apakah pada masa lalu si pasien pernah kena infeksi. Bila IgG hasilnya Negatif, berarti sista tidak pernah terinfeksi TORCH. Bila Positif, berarti pernah terinfeksi. Note: [periksa Anti-Toxoplasma IgG, Anti-Rubella IgG, Anti-CMV IgG, Anti-HSV2 IgG].

– Bila IgG saja yang Positif, maka untuk menentukan kapan infeksi tersebut, sista harus melakukan pemeriksaan serum untuk mencari ada tidaknya IgM parasit/virus TORCH. Tes IgM ini fungsinya untuk memeriksa apakah saat ini si pasien terinfeksi TORCH.

– Bila IgG Positif dan IgM sama-sama Negatif : sista telah terinfeksi lebih dari setahun yang lalu. Saat ini anda mungkin telah mengembangkan kekebalan terhadap parasit itu. Sista tidak perlu khawatir untuk hamil.

– Bila IgG Positif dan IgM juga Positif: sista tengah mengalami infeksi dalam 2 tahun terakhir, tapi mungkin pula ada kesalahan pada hasil IgM. Sista harus mencatat berapa angka IgM tersebut. Selanjutnya sista harus melakukan lagi pemeriksaan IgM (jika perlu sekalian IgG) setelah 2 minggu dari pemeriksaan pertama. Bila IgM tetap Positif atau malah naik angkanya, berarti anda sedang terinfeksi TORCH. Sebaiknya anda sembuhkan dulu infeksi ini baru kemudian mulai hamil.

Perlukah tes TORCH?
Menurut dr. Yuditia Purwosunu, SpOG(K) dari divisi Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI dalam acara Briefing Media: Mewaspadai TORCH Saat Kehamilan di Hotel JW Marriot, Jakarta, tahun 2011, “Biaya skrining untuk TORCH ini memang mahal, tapi biaya kuratif ini akan jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya pengobatan”. Jadi, sebaiknya memang dilakukan tes TORCH sebelum kehamilan.

Karena biaya penanganan TORCH ini tidak murah, maka lakukanlah tindakan pencegahan sebaik mungkin ya, sista… Hiduplah dengan bersih dan sehat agar nantinya janin di kandungan sista juga senantiasa terjaga kesehatannya.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation