Tanda Tanda Kosmetik Kadaluarsa (Cream, Lipstick, Bedak)

tanda kosmetik kadaluarsa

Hai Sobat Cantik! Artikel kali ini akan membahas tentang tips-tips mengetahui saat kosmetik kita tidak lagi ‘baik’ untuk wajah cantik kita. Tentu saja Anda menyukai krim wajah Anda yang telah membuat kulit wajah Anda halus seperti pantat bayi, tapi, jika krim ini telah rusak, mungkin Anda akan berpikir dua kali untuk menggunakannya sebelum akhirnya membuangnya ditempat sampah. Berikut adalah perubahan-perubahan dan tips-tips yang dapat Anda gunakan untuk memastikan kosmetik Anda masih dalam kondisi baik atau sebaliknya. Tanda tanda kedaluarsa ini juga bisa terjadi pada lisptik, atau pun bedak yang Anda miliki.

Bagaimana cara mengtahui jika produk kosmetik kadaluarsa & tidak layak digunakan ?

Pertama-tama, ingatlah bahwa semua jenis produk berbeda-beda, jadi Anda tidak bisa benar-benar tahu persis bagaimana perubahannya. Namun, ada beberapa petunjuk yang bisa membantu Anda mengetahui masalah pada produk kecantikan Anda. Tentu saja, cara yang paling mudah adalah dengan mengecek bagian tanggal yang tertera pada produk kosmetik Anda. Jika sudah melewati tanggal yang ditentukan, berarti produk tersebut tidak boleh digunakan lagi. Walaupun begitu, produk kosmetik yang masih jauh dari tanggal kadaluarsanya juga tidak menjamin produknya masih baik untuk digunakan. Berikut adalah empat hal yang harus Anda periksa sebelum menggunakan produk kosmetik Anda:

 

1.  Kosmetik (Cream, Lipstick) Berubah Warna

Banyak produk kosmetik yang memiliki warning untuk dihindarkan dari cahaya secara langsung, hal ini sebenarnya dimaksudkan agar produk tidak berubah warna. Terlebih jika produk kosmetik Anda terkena sinar matahari secara langsung. Perubahan warna produk akan berangsur-angsur (tidak langsung) seperti contohnya menguning. Walaupun kadang hal itu bukan merupakan tanda jika produk kosmetik Anda telah rusak, namun perlu diwaspadai lebih lanjut pemakaiannya pada kulit wajah. Hentikan pemakaian, jika kulit Anda mengalami reaksi negatif seperti kemerahan atau jerawat setelah memakainya.

Tips untuk mengurangi dampak perubahan warna pada kosmetik Anda: Beberapa produk bahkan berubah dengan drastis jika terkena sinar matahari, jadi perhatikan dimana Anda menyimpan produk kosmetik Anda itu apalagi jika produk tersebut memiliki harga yang lumayan mahal. Simpanlah produk Anda pada pouch atau dompet kosmetik Anda jika Anda gemar bepergian atau letakkan pada meja rias di kamar Anda dan usahakan meja itu terhindar dari sinar matahari.

Perubahan warna ini tidak hanya terjadi pada cream, tapi bisa juga pada lipstick dan bedak maka Anda harus benar benar teliliti sebelum menggunakan.

2. Kosmetik Berubah Baunya

Kosmetik jenis apapun baik berupa cream, lipstick, maskara atau bedak seringkali dibuat dengan menggunakan campuran kompleks dari banyak bahan yang berbeda dimana aroma kadang ditambahkan untuk meningkatkan aroma sensoris yang dihasilkan setelah proses produksinya. Aroma kadang juga menjadi salah satu faktor yang menentukan seseorang membeli suatu kosmetik.  Seiring waktu dan dengan interaksi tertentu pula, percampuran aroma bisa terjadi pada produk kosmetik yang dapat mengubah keseluruhan aroma kosmetik Anda. Aromanya bisa menjadi kurang jelas karena bercampur; namun hal itu masih normal. Di sisi lain, jika Anda mulai mencium bau-bau yang tidak enak serta menyengat, kemungkinan minyak yang membentuk produk Anda telah teroksidasi. Hal itu merupakan isyarat bagi Anda untuk membuang produk kosmetik Anda.  Perhatikan jika aroma produk kosmetik Anda berbau sangat drastis jika dibandingkan pada saat Anda membelinya. Anda perlu waspada dengan kosmetik yang benar-benar berubah aromanya terlebih jika aromanya menjadi tidak enak seperti yang dijelaskan diatas.

Tips untuk mengurangi dampak perubahan bau pada kosmetik Anda: Letakkan kosmetik Anda pada jarak yang aman dengan kosmetik lain. Jika telah tercampur dan berbau tidak enak, sebaiknya jangan gunakan produk kosmetik tersebut dan buanglah.

3. Konsistensi

Anda kadang-kadang dapat melihat bagaimana konsistensi krim berubah dari waktu ke waktu. Seperti perbedaan fasa kimia; pemisahan antara fase lemak dan fasa air. Dalam beberapa kasus tertentu, terutama pada krim tabir surya contohnya – perbedaan fasa ini dapat membuat produk tidak layak untuk digunakan. Hal ini karena:

1) Perubahan konsistensi krim akan sangat berpengaruh pada kulit Anda saat digunakan, sementara keefektifan produk bergantung pada aplikasi yang benar. Tingkat perlindungan tabir surya yang terkenal contohnya, SPF, dihitung dengan asumsi penyebaran produk secara keseluruhan (2mg per cm²).

2) Sunblocks biasanya tahan air, tapi jika sunblock Anda kemasukan air, cepat-cepatlah kocok botol sunblock Anda jika Anda untuk mengeluarkan emulsi yang kompleks. Jika tidak, sunblock Anda akan mengalami perbedaan fasa. Emulsi normal sunblock dicapai dengan mesin industri yang bisa mengguncangnya dengan kecepatan rotasi 2000 sampai 4000 rpm. Emulsi tidak akan tahan terhadap air lagi, dan setelah masuk ke air sekali saja, Anda tidak akan lagi terlindungi atau dengan kata lain, sunblock Anda telah tercampur dengan air sehingga manfaatnya tidak lagi baik.

Tips jika botol sunblock Anda terkena air : Membeli produk sunblock baru. Karena sunblock lama Anda tidak mampu lagi melindungi Anda dari matahari.

4. Kosmetik Tercemar Bakteri

Dari semua variabel perubahan diatas, perubahan keempat inilah yang sepertinya krusial untuk Anda khawatirkan. Bakteri adalah alasan mengapa banyak kosmetik mengandung bahan pengawet. Bahan pengawet inilah yang dapat melindungi produk dari infeksi bakteri dan agar Anda tetap dapat menggunakannya lebih lama. Jadi jika Anda melihat adanya akumulasi titik-titik hitam atau abu-abu yang aneh di kosmetik Anda, ini mungkin adalah koloni bakteri atau jamur. Dan jika Anda menemukannya pada produk kosmetik Anda, tidak ada yang lain yang bisa Anda lakukan selain membuangnya ke tempat sampah. Jika Anda terus menggunakan produk yang terkontaminasi, Anda berisiko terkena infeksi bakteri yang tidak mudah disembuhkan dalam waktu yang lama.  Inilah sebabnya mengapa tanggal kadaluarsa suatu produk kosmetik ditentukan sejak awal pembuatannya, sifat dan jumlah pengawet yang dikandungnya, namun juga dipengaruhi secara signifikan oleh cara produk disimpan dan digunakan.

Tips menghindarkan kosmetik Anda dari bakteri: Letakkan produk kosmetik Anda ditempat yang sejuk dan bersih dan simpan dengan benar setelah Anda gunakan. Jauhkan dari jangkauan Anak anak Anda.

Oke jadi jika kosmetikmu baik itu berupa cream, lipstick, ataupun bedak memiliki tanda tanda perubahan seperti yang diulas di atas, sebaiknya JANGAN DIGUNAKAN!

Bahaya Menggunakan Kosmetik Kadaluarsa

Jika kosmetik Anda sudah ada tanda tanda seperti yang kami sebutkan diatas dan anda tetap memaksa untuk menggunakannya maka ini beberapa efek negatifnya :

Maskara, Eyeliner, Eyeshadow Kadaluarsa dapat menyebabkan konjungtivitis mempunyai indikasi kemerahan, gatal serta bengkak pada mata.

Lipstick & Lipbalm kadaluarsa dapat menyebabkan bibir menjadi kering, iritasi dan bahkan bengkak.

Cream yang kadaluarsa jika tetap anda gunakan dapat menyebabkan iritasi dan masalah kulit seperti jerawat menjadi lebih parah.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation