Waspada Terhadap Obat Pelangsing

ctk68

Tubuh langsing merupakan idaman sebagian besar wanita. Berbagai cara pun dilakukan untuk mendapatkannya. Mulai dari rajin berolahraga, menjaga pola makan, sampai yang ekstrim yakni melakukan operasi atau sedot lemak. Satu cara yang juga sering dilakukan oleh para wanita untuk memperoleh tubuh langsing adalah dengan meminum obat pelangsing.

Kini di pasaran telah banyak beredar obat pelangsing. Jenisnya pun bervariasi mulai dari pil, tablet, kapsul, serbuk, hingga minuman. Obat pelangsing yang mengklaim diri sebagai obat herbal juga telah banyak beredar. Harganya pun bervariasi, dengan kecepatan pelangsingan yang bermacam-macam pula.

Sebelum memilih obat pelangsing, coba deh sista simak dulu beberapa bahaya obat pelangsing yang akan kami paparkan berikut ini.

1. Sering buang air kecil
Memang dengan berkurangnya cairan dalam tubuh akan menurunkan berat badan sista. Tapi penurunan ini sebenernya membahayakan karena berkurangnya cairan tubuh dalam waktu lama akan membahayakan ginjal dan jantung.

2. Sering buang air besar
Efek ini memang awalnya bermanfaat untuk membersihkan isi perut. Berat badan pun akan berkurang jika isis perut berkurang. Tapi jika digunakan terus menerus akan berbahaya karena akan menimbulkan kekurangan cairan hingga infeksi saluran pencernaan.

3. Perut terasa kenyang
Selalu merasa kenyang padahal tidak makan apa-apa? Mungkin hal tersebut terdengar bagus karena akan membuat sista jarang makan. Tapi ingatlah bahwa segemuk-gemuknya seseorang, dia tetap perlu asupan gizi. Tidak makan akan memicu gejala maag dan membuat tubuh terasa lemas.

4. Gangguan jantung
Beberapa pengguna obat pelangsing mengaku jantungnya berdebar setelah minum obat pelangsing. Ini terkait dengan peningkatan aliran darah menuju jantung yang disebabkan oleh obat tersebut. Jika hal ini dilakukan dalam jangka panjang, akan dapat membahayakan jantung.

5. Gangguan hormon
Ahli ginekologi Prof. Dr. Med. Ali Baziad Sp.OG (K) menyatakan bahwa beberapa obat pelangsing dapat menekan produksi berbagai hormon di otak. Jika hormon tersebut terus ditekan akan menyebabkan otak tidak memproduksi hormon lagi. Padahal tubuh masih butuh hormon yang berhenti diproduksi tersebut. Efeknya bisa ke seluruh tubuh termasuk pada ovarium. Akibatnya menopause bisa terjadi sebelum waktunya.

6. Kematian
Banyak juga kasus kematian yang ditemukan akibat konsumsi obat pelangsing. Paling sering karena over dosis, tapi ada juga yang karena gagal jantung, kekurangan cairan dan kekurangan nutrisi.

Jadi, pastikan sista memilih obat pelangsing yang tepat. Lebih oke lagi jika memilih cara-cara yang lebih alami untuk memperindah bentuk tubuh. Sista bisa memperbanyak minum air putih, menambah asupan sayur dan buah, rutin berolahraga (bisa juga dengan yoga atau fitness), serta menghindari konsumsi gula dan lemak dalam jumlah berlebih.

Mengakali bentuk tubuh dengan pemilihan pakaian yang tepat juga bisa dilakukan lho, sist. Pemilihan bahan, warna, motif, dan bentuk pakaian dapat memberikan ilusi terhadap bentuk tubuh. Begitu juga pemilihan model rambut yang tepat akan membuat sista tampak lebih langsing.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation