10 Bahan Berbahaya yang Ada di Dalam Kosmetik

Setiap orang di seluruh dunia menginginkan menjadi lebih cantik atau tampan. Dan untuk memperoleh hal itu tidak jarang menggunakan barang-barang kosmetik. Dalam sebuah penelitian diketahui bahwa rata-rata orang normal di Amerika Serikat menggunakan lebih dari 10 atau lebih produk perawatan pribadi sehari-hari, mulai dari cologne atau minyak wangi, deodoran, bedak, lipstik, dan lain sebagainya. Banyak sekali beredar dalam masyarakat berbagai merek produk kecantikan yang menawarkan sejuta kelebihan. Produk kecantikan ini hampir bisa dilihat pada layar kaca sepanjang hari. Setiap iklan produk kecantikan menawarkan sejuta janji manis agar dapat menarik perhatian para konsumen termasuk kita. Iklan dibuat sedemikian rupa menarik dengan menghadirkan model yang jelas memiliki tampilan fisik yang sempurna sehingga para konsumen tertarik untuk membeli produk mereka. Maka dari itu pengetahuan tentang bahan-bahan berbahaya dalam kosmetik pun mutlak diperlukan karena sekarang ini beredar banyak sekali produk-produk kecantikan yang sangat berbahaya karena mengandung zat kimia berbahaya dan belum dilakukan uji toksisitas terhadap produk tersebut.

Sementara itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui isi kandungan produk kosmetik tersebut masih sangat rendah. Mbak cantik ingin berbagi dengan kalian beberapa bahan yang diyakini mungkin dapat membahayakan tubuh. Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah beberapa situs yang saya telah menemukan untuk membantu: TLC, Organik Beauty Talk, Mind Body Hijau, MightyNest.

Berikut adalah daftar bahan berbahaya yang sering dipakai dalam kosmetik :

  • Sulfat – digunakan dalam pembuatan sampo dan sabun. Sulfat dapat merusak mata dan sangat mengiritasi kulit.Parabens – Carilah Methylparaben, butylparaben, ethylparaben, propil paraben – umumnya ditemukan di banyak lotion, kondisioner rambut, deodoran, dan produk-produk make up. Parabens dapat menyebabkan tumor dan kanker kanker payudara.
  • BHA & BHT – ini digunakan sebagai pengawet dan umum ditemukan dalam pelembab dan make up. BHA dan BHT dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit dan beberapa penelitian telah mengidentifikasi BHA sebagai karsinogen manusia.
  • Petrokimia – Carilah alkohol tertentu, atau istilah berakhiran “anol”, seperti isopropil alkohol atau isopropanol, metil alkohol atau metanol, butil alkohol atau butanol, etil alkohol atau etanol. Petrokimia ini dapat diserap melalui kulit dan menjadi racun bagi ginjal, otak dan sistem pernapasan.
  • DEA, MEA, & TEH – Bahan-bahan ini digunakan untuk membuat produk krim atau berbusa. Misalnya dalam produk lotion, tabir surya, dan pembersih seperti sabun tangan atau sampo. Bahan kimia ini sudah dibatasi di Eropa karena efek karsinogenik dan penelitian telah menunjukkan bahwa aplikasi pada kulit yang berulang dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker hati dan ginjal.
  • Propilen glikol dan polietilen glikol – Carilah “etilena glikol”, yang dapat ditemukan dalam lotion tertentu, dan propylene glycol, yang sering bahan dalam maskara. Bahan kimia ini dapat dengan mudah menembus kulit, melemahnya protein dan struktur selular.
  • Triclosan – ini digunakan dalam produk antibakteri dan antijamur, jadi pastikan untuk mengecek dalam pasta gigi dan deodoran. Triclosan diklasifikasikan sebagai klorofenol, bahan kimia yang diduga menyebabkan kanker pada manusia.
  • Pewarna sintetis – Carilah setiap istilah yang diawali dengan “F & DC”, biasanya diikuti dengan warna dan nomor. Warna-warna tertentu dapat diserap menyebabkan penipisan kulit dan oksigen dalam tubuh, dan penelitian pada hewan telah menunjukkan hampir semua dari mereka untuk adalah karsinogenik.
  • Talc – ini digunakan untuk menyerap kelembaban atau memberikan efek mengkilap. Pastikan mengecek pada produk bedak bayi, eye shadow, blush on dan. Menggunakan bedak dapat meningkatkan risiko kanker ovarium.
  • Aroma buatan – penggunaan wewangian dalam produk sering mengandung aroma buatan. Carilah istilah “aroma” atau “parfum”. Selain menyebabkan iritasi kulit, menghirup bahan kimia ini dapat menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut seperti asma atau merusak sistem kekebalan tubuh dan saraf.
Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation