Bagaimana Mendefinisikan Masalah? -Ibu Pembaharu Step 1-

Bagaimana Mendefinisikan Masalah? -Ibu Pembaharu Step 1-

Bagi para perempuan, masalah menjadi teman sehari-hari, hal kecil pun terkadang bisa menjadi masalah. Masalah kita sendiri terdiri dari masalah pribadi, keluarga, dan sosial. Kalau di detailkan, wah bisa berapa halaman? Secara perempuan itu banyak maunya, multitalents, padahal ini menjadi jebakan buat kita sendiri menjadi bias fokus. Yuk ah keluar dari masalah yang berulang, tahun demi tahun.

Jika kamu tahu itu masalahmu, kenapa kamu tidak keluar dari box masalah menuju box karya? (Self Reminder)

Nah, bagaimana kita merumuskan masalah sehingga menjadi solusi buat perempuan dibahas di program www.ibupembaharu.com. Kali ini saya mengikuti program perkuliahan bagaimana menjadi Ibu Pembaharu. Program ini termasuk kedalam program perkuliahan Institut Ibu Profesional di Level terakhir yaitu Level Bunda Shalihah. Setelah sebelumnya ada matrikulasi, Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan terakhir Bunda Salihah

Menerapkan perkuliahan ini bagi saya harus terus menerus diulang disetiap masanya. Misal Bunda Sayang dan Bunda Cekatan saya mengulang lagi untuk diterapkan lagi dengan tiap anak, selesai dengan anak satu lanjut anak berikutnya. Bunda Cekatan untuk melatih habbits yang ingin ditekuni bersama keluarga.

Oiya, kali ini saya menulis jurnal di web Sobat Cantik ini untuk menjadi bagian dari portofolio perubahan yang ingin saya tuju di Ibu Pembaharu. Semoga menjadi manfaat untuk para pembaca ya..

Kembali lagi ke Ibu Pembaharu*, standar ketentuan kelulusan adalah sebagai berikut:

  1. Menyelesaikan jurnal minimal 7 dari 8 tantangan
  2. Menyelesaikan review yang di tugaskan
  3. Membuat satu solusi satu aksi
  4. mengikuti 2 event dari 3 event Ibu Pembaharu

Adapun indikator kelulusan perlu dibuat secara mandiri sesuai dengan kemampuan, misal:

  1. masalah hidup terselesaikan, 1 masalah 1 solusi
  2. Minimal 1 artikel satu pekan
  3. Meningkatkan skill individu
  4. memiliki portofolio aksi

Tahapan Ibu Pembaharu:

Identifikasi Masalah-Temukan Teman-Pahami Masalah-Pilih Tujuanmu-Identifikasi Aksi- Saatnya Beraksi-ApresiAKSI-Rayakan Solusi

 

Saya pun ingin sedikit meninggikan standar target bagi diri saya di perkuliahan ini…

Berhari-hari saya memikirkan gimana menemukan masalah sebenarnya yang saya angkat di Ibu Pembaharu ini, perlu perenungan mendalam, karena masalah saya itu buanyaaaak 🤣🤣 dan supaya tidak merasa ini sekedar tugas yang perlu diselesaikan maka saya pun mencari arti tentang masalah:

Bagaimana membedakan tugas dan masalah?*

Sebuah perbedaan dapat dibuat antara “tugas” dan “masalah.” Umumnya, tugas adalah bagian pekerjaan yang terdefinisi dengan baik yang biasanya dipaksakan oleh orang lain dan mungkin memberatkan. Masalah umumnya dianggap sebagai tugas, situasi, atau orang yang sulit untuk ditangani atau dikendalikan karena kompleksitas dan ketidaktransparan. Dalam bahasa sehari-hari, masalah adalah pertanyaan yang diajukan untuk pemecahan, masalah yang dinyatakan untuk pemeriksaan atau pembuktian. Dalam setiap kasus, masalah dianggap sebagai masalah yang sulit dipecahkan atau diselesaikan, kasus yang meragukan, atau tugas kompleks yang melibatkan keraguan dan ketidakpastian.

Nah, akhirnya saya pun menemukan literatur dibawah ini tentang mendefinisikan masalah, yuk cek satu-satu,

Adapun tekhnik mendefinisikan masalah adalah sebagai berikut:*

1. Tentukan masalahnya

Bedakan fakta dengan opini
Tentukan penyebab yang mendasarinya
Konsultasikan setiap faksi yang terlibat untuk informasi
Nyatakan masalahnya secara spesifik
Identifikasi standar atau harapan apa yang dilanggar
Tentukan di proses mana masalahnya terletak
Hindari mencoba menyelesaikan masalah tanpa data

2. Menghasilkan solusi alternatif

Tunda evaluasi alternatif pada awalnya
Libatkan semua individu yang terlibat dalam menghasilkan alternatif
Tentukan alternatif yang konsisten dengan tujuan organisasi
Tentukan alternatif jangka pendek dan jangka panjang
Brainstorm pada ide-ide orang lain
Mencari alternatif yang dapat memecahkan masalah

3. Evaluasi dan pilih alternatif

Mengevaluasi alternatif relatif terhadap standar target
Evaluasi semua alternatif tanpa bias
Mengevaluasi alternatif relatif terhadap tujuan yang telah ditetapkan
Evaluasi hasil yang terbukti dan mungkin possible
Nyatakan alternatif yang dipilih secara eksplisit

4. Menerapkan dan menindaklanjuti solusi

Merencanakan dan mengimplementasikan uji coba alternatif yang dipilih
Kumpulkan umpan balik dari semua pihak yang terkena dampak
Mencari penerimaan atau konsensus oleh semua yang terkena dampak
Tetapkan tindakan dan pemantauan berkelanjutan
Evaluasi hasil jangka panjang berdasarkan solusi akhir

Sampai disini mari kita lebih berempathy terhadap diri dan lingkungan.

Berikut tabel masalah yang saya buat, semoga menjadi catatan pengingat bahwa ada capaian yang perlu saya evaluasi dari masalah yang terkumpul.

 

Mengidentifikasikan masalah:

 

Note: setelah menyusun tabel saya merasa, masalah saya adalah kurang produktif agar otak dan mood saya tidak buntu sehingga saya perlu menghasilkan karya untuk mengarahkan hidup lebih produktif dan bermanfaat.

 

Menulis masalah diatas, hapus-ketik-hapus, hahah, jadi supaya saya bisa mampu memecahkan sedemikian masalah, berikut teknik pribadi yang saya list untuk diri sendiri buat catatan kedepannya:

1. Menanyakan berulang dalam hati, apakah benar ini menjadi masalah
2. Mencoba menerima kekurangan diri dengan masalah yang dihadapi, yaitu kebanyakan riset
3. Meminta bantuan orang yang bisa menemukan solusi dan teman diskusi atau team yang bisa menjadi delegasi
4. Menggunakan minimal 50% waktu  menemukan solusi dan mengeksekusinya
5. Jadikan masalah menjadi poin-poin lebih detail yang bisa dikerjakan dan dicicil setiap harinya
6. Menemukan hikmah dan pelajaran dari proses menghadapi masalah dan menyelesaikan dengan solusi dan karya/hasil

 

Capaian 2 pekan setelah mengikuti Ibu Pembaharu, saya seperti dihadapakan lagi-lagi dengan “masalah saya” mendapat tawaran mengisi pelatihan dari Mba Dyan Primasari, M.Sc teman berprofesi dosen yang memiliki program Pengabdian Masyarakat, ini menjadi pengingat buat saya dan pemacu bahwa menjadi profesional dan memiliki lebih banyak portofolio lainnya perlu segera diwujudkan termasuk social enterpreuner tersistem dalam bidang ecosoap. Semoga semakin melatih diri untuk fokus dan percaya diri. Saya sangat berterimkasih atas undangan ini, yang memacu saya segera AKSI.

Capaian berikutnya, seminggu membuat 2 PDF baru untuk hasil belajar dan praktek :

  1. PDF Sabun Aromaheraphy Homemade
  2. PDF Lilin Aromatheraphy Homemade

 

Saya berencana meembuat lagi PDF  untuk saya bisa berbagi dan berdampak, hasil riset dan pembelajaran saya dibidang produk natural. Alhamdulillah, ini menjadi semangat tersendiri untuk bisa bermanfaat di bidang eco bussiness dan eco soap. Setiap pekan minimal 1 pdf.

 

 

Meniatkan berbagi dan berdampak karena Allah, maka kejutan demi kejutan akan menemui di perjalanan. Insya Allah.

 

 

footnote:

  1. www.ibupembaharu.com
  2. https://link.springer.com/
  3. (https://asq.org/quality-resources/problem-solving)

 

 

#materi1
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *