Bahaya di Balik Minuman Isotonik

Minuman isotonik sangat familiar sebagai minuman energi. Minuman jenis itu telah dicitrakan sebagai minuman yang mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat sehingga bisa membugarkan stamina kembali. Padahal, minuman tersebut apabila dikonsumsi secara terus menerus akan menimbulkan efek yang buruk bagi kesehatan, sebab minuman isotonik biasanya mengandung zat kafein. Minuman energi yang mengandung kafein dalam dosis tinggi akan lebih berpotensi merusak fungsi organ tubuh.

Tahukah Anda rupanya iklan-iklan isotonik adalah persuatif bohongan belaka? Ada sebuah iklan minuman isotonik di televisi mempersuasikan bahwa, “Ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa.” Iklan lain menyebutkan: “Kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi.”

Iklan-iklan tersebut dibantah oleh Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria. Beliau mengungkapkan bahwa sebagian iklan produk isotonik menyesatkan dan mengelabuhi masyarakat. Di iklan, seakan-akan isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena minuman ini mengandung garam natrium (NaCl). Minuman itu sama adalah larutan garam.

Oleh produsennya, isotonik tu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin. Ion yang disebut-sebut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonik. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau HIPERTENSI.

Masyarakat sudah terkecoh akan iklan-iklan isotonik. Bahkan para pekerja kantoran dan anak-anak sekolah ada yang rutin mengonsumsinya.

Beraktivitas di kantor ataupun di sekolah memang memerlukan konsentrasi dan daya tahan tubuh agar tigas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan benar. Maka dari itu diperlukan asupan suplemen tepat untuk meningkatkan gairah kerja dan menjadikan tubuh selalu fit. Akan tetapi, jangan sampai salah tindakan hanya karena ingin mengembalikan daya konsentrasi dan ion tubuh setelah bekerja, lantas masyarakat memilih meminum minuman isotonik untuk mengembalikan kelelahan tubuh. Hati-hati.

Mereka tidak berpikir bahwa minuman isotonik itu dibuat khusus bagi para atlet atau orang yang melakukan olahraga, yang mana tenaganya banyak sekali terkuras. Jadi, dampak tidak bagus akan datang kepada para pekerja kantoran dan anak-anak sekolah yang rutin mengonsumi minuman isotonik.

Hasil analisa ini didasarkan pada kandungan sebuah botol 500ml minuman isotonik mengandung sekitar 500 kalori. Jumlah kalori tersebut akan berguna sama seperti orang dewasa melakukan jogging rata-rata 20 menit sehari. Sedangkan jika dikonsumsi pekerja kantoran atau anak-anak sekolah, maka sebotol minuman tersebut malah akan memperbanyak jumlah kalori dalam tubuh yang dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan. Terlebih lagi, kandungan kafein dalam minuman kesehatan dikaitkan dengan masalah jantung dan gangguan tingkah laku.

 

Setelah kita mengetahui bahaya di balik minuman isotonik, maka sepatutnya kita tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Ingat kesehatan itu sangat mahal harganya.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation