Hindari Kebiasaan Minum Sambil Berdiri

Barangkali sedari kecil Anda sudah tidak asing lagi mendengar nasihat dari orang tua agar tidak minum sambil berdiri. Tahukah Anda bahwa nasihat itu bukanlah semata-mata larangan yang tidak bertujuan, karena sudah terbukti dari fakta medis bahwa kebiasaan minum sambil berdiri itu dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Sayangnya, masih banyak orang yang meremehkan atau menyepelekan hal ini.

Alangkah baiknya apabila kebiasaan minum sambil duduk telah tertanam sejak dini sehingga akan terus terbawa seterusnya dan akan diturunkan nasihatnya kepada anak-anaknya.

Kita perlu tahu dan memahami tentang proses air yang kita minum ini. Sehingga kita tahu betapa pentingnya untuk membiasakan minum sambil duduk, walau terdengar sepele.

Air yang kita minum sambil duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa dibuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disediakan di pos di filtrasi ginjal.

Sedangkan jika kita minum sambil berdiri, maka air yang kita minum langsung menuju kantung kemih tanpa disaring lagi, sehingga dapat menyebabkan pengendapan di saluran ureter. Dari limbah-limbah (pengendapan) yang menyisa diureter itulah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang merupakan gejala salahsatu penyakit ginjal berbahaya. Gejala yang biasa terjadi yaitu susah buang air kecil. Jadi, jangan remehkan keburukan mnum sambil berdiri, sebab efek buruknya akan berpengaruh juga pada organ ginjal. Padahal Ginjal adalah salahsatu organ tubuh vital yang berfungsi menyaring racun di dalam tubuh.

Lain halnya jika minum dilakukan sambil duduk, maka air yang kita minum akan langsung disaring oleh sphincter, menurut fungsinya sphincter merupakan saluran maskuler yang bisa membuka dan menutup. Sehingga bila kita minum, maka air langsung disalurkan ke pos-pos penyaringan yang terdapat pada ginjal.

Tips Cantik Lainnya

Ada 1 komentar untuk artikel “Hindari Kebiasaan Minum Sambil Berdiri

  1. Misnarlia on June 14, 2013 at 3:33 am said:

    This is good information. Thanks!

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation