Inilah Alasan Mengapa Bumil Harus Mengurangi Asupan Teh Hijau Selama Kehamilan!

Dengan meminum secangkir teh manis rasanya membuat kita rileks sejenak, dan minuman the selalu menjadi pilihan masyarakat Indonesia. Namun, saat ini minuman teh yang paling popular adalah teh hijau. Terutama bagi wanita, teh hijau biasanya dikonsumsi agar bisa menurunkan berat badan. Dengan beragam manfaat dan kenikmatan yang didapatkan setelah mengkonsumsi teh hijau sehingga membuat para wanita terbiasa mengkonsumsi teh hijau.

Ya, teh hijau merupakan teh yang sudah diproses secara oksidasi sehingga manfaat dan kandungan antioksidannya masih tinggi Tapi, bolehkah jika wanita hamil mengkonsumsi teh hijau? Bagi anda seorang wanita hamil, rasanya sah – sah saja bila mengkonsumsi teh hijau tapi dengan kadar yang tidak terlalu banyak atau tidak terlalu sering. Meskipun teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi jika dikonsumsi secara rutin dan berlebihan akan mengakibatkan gangguan kehamilan. Adapun beberapa gangguan kehamilan yang diakibatkan oleh konsumsi teh hijau yang berlebihan antara lain :

 

1. Mempengaruhi kadar asam folat

Konsumsi teh hijau dengan berlebihan dapat mempengaruhi kadar asam folat yang terdapat dalam tubuh, sedangkan jika bumil kekurangan asam folat hal ini akan memiliki dampak yang buruk bagi janin, hingga janin mengalami kecacatan.

 

2. Meningkatkan kadar kafein

            Kadar kafein yang tinggi itu tidak disarankan bagi wanita hamil, bunda. Dan dokter pun menyarankan sewaktu mengandung agar mengurangi kadar kafein dalam tubuh yang berdampak pada tekanan darah dimana bila tekanan darah tinggi maka akan mengakibatkan beberapa dampak buruk pada kehamilan. Bunda, kadar kafein tidak hanya terkandung dalam kopi saja akan tetapi juga pada teh hijau, karena teh hijau memiliki kadar kafein dengan tingkat sedang. Jadi, bunda harus mengurangi konsumsi teh hijau selama kehamilan ya bun!

 

3. Mempengaruhi penyerapan zat besi

Dampak negatif dari konsumsi teh hijau lainnya adalah mempengaruhi penyerapan zat besi. Ibu hamil sebenarnya harus memiliki kandungan zat besi dalam tubuh, agar pertumbuhan janin dalam kandungan lebih sehat dan juga untuk menjaga kesehatan bumil sendiri, dan biasanya zat besi diperoleh dari sayur – sayuran dan buah – buahan. Akan tetapi dengan mengkonsumsi the hijau secara berlebihan bisa mengakibatkan kurangnya zat besi dalam tubu sang Ibu, dan hal ini sangat tidak disarankan oleh dokter kandungan.

4. Resiko berat badan bayi rendah                                                                                  

Kandungan  kafein yang terdapat pada the hijau dengan kadar 20 – 50 mg kafein tiap porsi, akan berdampak pada berat badan bayi. Dimana, jika bumil mengkonsumsi teh hijau secara berlebihan maka bayi dalam kandungan akan memiliki resiko berat badan rendah.

5. Dehidrasi

            Dampak buruk dari kelebihan mengkonsumsi teh hijau yang kelima adalah dehidrasi. Hal ini dikarenakan kafein yang terdapat pada teh hijau memiliki sifat diuretik dalam tubuh dimana akan membuat anda menjadi sering buang air kecil dan lama kelamaan anda akan mengalami dehidrasi. Bahkan dehidrasi akan semakin parah jika tidak diimbangi dengan asupan air putih yang banyak.

6. Kafein akan masuk ke plasenta

Lagi – lagi kandungan kafein dalam the hijau akan berdampak lebih buruk jika bunda tidak mengurangi asupan the hijau ataupun minuman yang mengandung kafein lainnya. Dimana, jika asupan kafein dalam tubuh itu terlalu tinggi, maka kafein tersebut akan masuk ke dalam surkulasi darah hingga masuk ke dalam plasenta bayi. Sedangkan metabolisme bayi yang anda kandung belum cukup matang untuk mengolah masuknya kafein dalam plasenta dan hal ini akan menjadikannya racun yang masuk pada tubuh bayi anda.

 

Oke bunda, itula alasan kenapa bumil harus mengurangi konsumsi teh hijau selama kehamilan!

 

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation