Kesalahan-Kesalahan Dalam Menikmati “Brunch”

Kalau di pagi hari anda sangat sibuk hingga tak sempat sarapan, tentu akan ada jam-jam dimana anda tiba-tiba merasa sangat lapar sebelum jam makan siang. Kadangkala hal tersebut dapat disiasati dengan mengkonsumsi camilan untuk mengganjal perut sebelum jam makan siang benar-benar tiba. Namun tak sedikit orang yang memilih langsung makan besar di antara jam sarapan dengan jam makan siang.

Alasannya, tentu saja karena tak kuat menahan lapar dan mungkin juga karena tanggung, toh sebentar lagi sudah jam makan siang, jadi sekalian makan besar yang mengenyangkan. Kebiasaan menggabungkan sarapan dengan makan siang di jam pertengahan tersebut sering disebut brunch atau breakfast-lunch. Baikkah kebiasaan tersebut? Ternyata kebiasaan brunch dapat meningkatkan timbangan berat badan kita lho karena kesalahan-kesalahan dalam melakukan brunch.

Berikut ini kesalahan-kesalahan dalam melakukan brunch yang dapat meningkatkan timbangan berat badan kita:

1. Makan terlalu banyak
Ketika melakukan brunch, adakalanya kita makan terlalu banyak karena berpikir bahwa tadi kita belum sarapan dan waktu makan siang akan segera tiba, jadi apa salahnya makan sebanyak mungkin. Padahal makan dalam jumlah besar sama dengan mengkonsumsi kalori dalam jumlah besar pula. Padahal kita biasanya hanya membutuhkan 1500-2000 kalori perhari.

2. Memilih makanan yang manis daripada yang gurih
Makanan yang manis memang sering menarik kita untuk memakannya kapan saja. Namun memakan makanan manis berkarbohidrat seperti pancakae atau waffle membuat makanan lebih cepat dicerna sehingga menaikkan kadar gula darah. Lebih baik anda memilih makanan yang gurih namun tidak terlalu asin, juga menu seimbang yang terdiri dari protein, karbohidat dan lemak sehat. Roti gandum, alpukat, gado-gado atau nasi pecel dengan tahu tempe bisa dijadikan alternatif pilihan.

3. Membiarkan perut benar-benar kosong
Membiarkan perut benar-benar kosong merupakan suatu kesalahan meskipun anda berniat melakukan brunch. Jika anda benar-benar tidak sempat sarapan dan berniat melakukan brunch, ganjallah perut terlebih dahulu dengan makanan ringan. Metabolisme tubuh dapat berfungsi dengan baik ketika perut anda tidak dalam keadaan benar-benar kosong sebelumnya. Dalam proses metabolisme, kalori membutuhkan kalori agar dapat dibakar dan itu artinya anda butuh makan sebelumnya agar fungsi metabolisme berjalan dengan baik.

4. Minuman tinggi kalori
Kadang-kadang karena ingin siap bekerja tanpa sarapan, anda memilih minuman dengan kalori tinggi. Padahal minuman berkalori tinggi sama dengan makanan yang berkalori. Konsumsilah minuman yang ringan seperti jus jeruk dengan madu sebagai pemanisnya.

5. Menaruh topping berlebihan pada makanan
Menu untuk brunch kadang-kadang berupa omelet. Namun jangan menaruh terlalu banyak topping di atas omelet anda seperti berlebihan menaruh daging, sosis atau keju sebagai topping. Lebih baik tambahkan sayuran di atas omelet anda.

6. Konsumsi makanan berkadar garam tinggi
Selain harus membatasi konsumsi lemak dan kalori dalam menu brunch anda, anda sebaiknya juga memperhatikan kadar garam dalam makanan anda seperti kadar garam dalam mayones yang anda gunakan dalam salad. Konsumsi makanan bergaram secukupnya saja.

Sumber: Female.Kompas.com dari Huffington Post

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation