Ketahui Penggunaan Pantyliner yang Tepat

Ketahui Penggunaan Pantyliner yang Tepat

Sebagian wanita ada yang sudah terbiasa dalam penggunaan pantyliner untuk menjaga kelembaban daerah intim kewanitaan dan untuk mengatasi keputihan. Bahkan ada yang memakainya hampir tiap hari. Namun ada pula kaum hawa yang justru enggan memakai pantyliner.

Pantyliner adalah sebuah jenis pembalut yang digunakan khusus untuk kebersihan daerah kewanitaan. Umumnya wanita menggunakan pantyliner untuk keputihan atau saat keluarnya lendir berlebih dari miss V.

Sebenarnya prinsip kerja dan kegunaan dari pantyliner itu sendiri hampir sama dengan cara kerja dan kegunaan dari pembalut regular yang biasa digunakan wanita pada saat haid. Hanya saja banyak wanita yang salah dalam memanfaatkan pantyliner ini. Jadi bagaimanakah seharusnya Anda menggunakan pantyliner?

Pantyliner merupakan pembalut tipis yang didesain khusus untuk menyerap lendir berlebih yang keluar dari miss V. Jadi tak salah bila banyak wanita yang menggunakannya saat keputihan. Namun, banyak wanita yang salah kaprah dalam menggunakan pantyliner untuk keputihan.

Ladies, beberapa hal berikut ini patut Anda perhatikan mengenai penggunaan pantyliner yang tepat.

  • Pantyliner seharusnya digunakan dalam kurun waktu yang singkat. Singkat disini yang dimaksudkan adalah Anda tidak perlu menggunakannya setiap hari sebelum dan sesudah menstruasi.
  • Selain itu, singkat disini memiliki artian bahwa Anda juga wajib untuk mengganti pantyliner yang Anda pakai sehabis Anda buang air kecil atau tiap 2 jam sekali. Hal ini sangatlah penting bagi Anda, karena sesungguhnya keputihan atau lendir itu adalah bagian dari kotoran yang dikeluarkan secara alami oleh Miss V.
  • Bila sehabis Anda buang air kecil Anda tidak lantas mengganti pantyliner Anda, otomatis bakteri-bakteri dan kotoran dalam lendir itu bercampur dan menumpuk di dalam kapas pantyliner. Kondisi itu memaksa miss V Anda dalam kondisi super lembab, Anda juga malah menampung bibit penyakit di sekitar mulut miss V Anda. Kelembaban yang lebih, dan kumpulan kotoran dari lendir keputihan tersebut bisa saja memberikan efek kumulatif untuk timbulnya infeksi, rasa gatal, dan bau yang tidak sedap.
  • Sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan menggunakan pantyliner secara berlebihan. Keep concern, being wise and smart untuk memilih waktu yang kira-kira memang Anda sangat memerlukan pantyliner seperti sesaat sebelum haid atau sehari dua hari setelah haid. Saat-saat tersebut biasanya memang secara alami miss V lebih intens dalam mengeluarkan cairan lendir.
  • Kebersihan dan kesehatan miss V haruslah perhatian utama para wanita. Sesibuk apapun Anda, sebaiknya Anda tidak menggunakan cara-cara instan seperti penggunaan pantyliner untuk keputihan secara rutin setiap hari.

Pantyliner memang memberikan perasaan kering dan nyaman. Namun, Anda sangat penting untuk memerhatikan efek kumulatifnya. Anda boleh-boleh saja mempergunakan pantyliner, hanya saja Anda harus bijak melihat situasi dan tujuan.

Jangan sampai Anda lupa untuk menjaga kebersihan miss V. Jikalau keputihan atau keluarnya lendir dari miss V dirasa membuat Anda tidak nyaman, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk menemukan solusi yang tepat bagi masalah Anda.

Menjaga kesehatan dan kebersihan miss V itu penting, siapa lagi jika bukan kita sendiri, Ladies.

3 Comments

  1. Soal keputihan saya memang tidak banyak tapi setiap hari. Saya berencana utk memakai pantyliner rutin (setiap hari) tapi setelah membaca artikel di atas saya jadi bingung katanya ga bagus jg kalo tiap hari pake. Jadi gmn Ɣaa?

  2. Sudah berjalan 2 / 3 bln ini saya menggunakan pantiliner ini setiap hari sblm saya melakukan aktivitas di luar y bisa di hitung +- 12 jam penggunaan nya,memang lbh kering tp memang ada rasa gatal di bagian miss V,,tadinya saya berfikir gatal itu akibat dari bulu halus di bagian miss V.ternyata akibat pantiliner itu,ok thx infonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *