Manfaat Donor Darah Bagi Sang Pendonor

Manfaat Donor Darah Bagi Sang Pendonor

“Setetes darah Anda berarti bagi kami”, itulah slogan yang diutarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Tapi taukah sista bahwa donor darah nggak cuma berarti bagi PMI dan menyelamatkan jiwa si penerima donor aja lho. Sang pendonor darah yang menyumbangkan darahnya ternyata juga akan mendapatkan banyak sekali manfaat dari donor darah. Apa aja ya?

1. Mendapat pemeriksaan darah gratis
Sebelum diambil darah, kita akan diperiksa terlebih dulu kondisi dan tekanan darah kita. Hal ini penting untuk diri kita sendiri, dan itu bermanfaat besar juga bagi kita sebagai pendonor. Pemeriksaan kesehatan lain yang dilakukan sebelum donor darah antara lain pemeriksaan hemoglobin (HB) atau sel darah merah dalam darah kita. Selain itu juga akan dideteksi keberadaan berbagai jenis penyakit secara dini diantaranya hepatitis B, hepatitis C, gejala HIV dan sypilis.

2. Menjaga kesehatan jantung
Menurut beberapa studi yang pernah dilakukan, dengan mendonorkan darah secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal ini terjadi karena dengan rutin mendonorkan darah, kadar zat besi yang menumpuk dalam darah secara berlebihan akan berkurang. Jika zat besi dibiarkan menumpuk dalam darah, bisa buruk akibatnya bagi jantung dan sistem sirkulasi darah.

Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke.

3. Merangsang regenerasi sel-sel darah merah
Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah setelah melakukan donor darah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk merangsang pembuatan sel darah merah baru. Perasaan segar dan bugar sehabis mendonor adalah suatu tanda tubuh memproduksi sel darah merah baru yang lebih muda dan segar.

4. Membantu menurunkan berat badan
Terdapat studi yang menemukan bahwa terdapat kaitan antara donor darah dengan lebih cepatnya upaya menurunkan berat badan. Penjelasannya, bahwa setiap kali mendonorkan darah sekitar 450 cc, tubuh akan kehilangan kalori sebesar 650 Kkal, atau sepertiga jumlah kalori harian. Padahal saat donor darah kita cukup berbaring di ranjang dengan santai. Bandingkan dengan kegiatan berat yang harus kita lakukan untuk membakar kalori sebanyak itu.

5. Kepuasan psikologis
Memberikan bantuan kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar. Sudah tentu mereka yang mendonorkan darah akan tumbuh perasaan sejahtera dalam dirinya lantaran sudah memberikan pertolongan kepada orang lain. Apalagi kalau darah yang kita berikan itu sudah menolong nyawa orang lain dan terlebih bila yang ditolong lebih dari satu nyawa.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *