Mengenal Komposisi Dalam Produk Perawatan Kulit

Seringkali kening anda akan berkerut ketika anda membaca komposisi yang tertulis dalam kemasan kosmetik yang anda gunakan. Bahasanya yang tampak asing membuat kita tidak terlalu menyadari sebenarnya apa arti, fungsi dan manfaat dari komponen tersebut. Padahal memahami sifat bahan yang digunakan dalam kandungan suatu kosmetik akan membuat kita menjadi lebih cerdas untuk menentukan apakah kosmetika tersebut sesuai dengan kebutuhan kulit kita atau tidak.

Berikut ini beberapa istilah dalam produk perawatan kulit seperti yang dilansir oleh Tabloidnova.com:

1. Alpha Hidroxy Acids (AHA)
AHA seringkali kita jumpai dalam daftar komposisi suatu produk kecantikan. Glycolic, lactic, tartarat, dan citric acids termasuk dalam AHA. Kegunaan AHA adalah untuk membantu menghilangkan garis-garis halus, pigmentasi dan bintik-bintik hitam. AHA mempunyai efek samping iritasi ringan dan sensitivitas karena berjemur. Gunakan tabir surya ketika anda sedang memakai produk yang mengandung AHA. Jika anda baru pertama mencoba produk dengan kandungan AHA, gunakan produk yang konsentrasi AHAnya rendah, ikuti petunjuk dalam kemasan dan jangan gunakan terlalu banyak.

2. Beta-Hydroxy Acid (Salicylic Acid)
Salicylic Acid juga dikenal sebagai asam salisilat yang berfungsi untuk mengelupas dan memperbaiki tekstur kulit dan warna kulit. Kandungan asam salisilat juga sering ditemukan dalam produk untuk kulit berjerawat. Ada beberapa orang yang disarankan untuk tidak menggunakan produk dengan kandungan asam salisilat yaitu ibu hamil, menyusui dan orang yang alergi terhadap asam salisilat yang bisa ditemukan dalam aspirin karena dapat diserap dalam pembuluh darah dan men menyebabkan alergi.

3. Kojic Acid
Kojic acid bermanfaat untuk mengatasi masalah pigmen dan bintik-bintik di kulit serta efektif mencerahkan kulit. Kojic acid dibuat dari jamur.

4. Retinol
retinol berfungsi mengurangi bintik hitam, garis halus, kerutan, warna kulit dan tekstur kulit. Retinol terbuat dari vitamin A dan biasanya ibu hamil tidak disarankan untuk memakai produk yang mengandung bahan ini.

5. Vitamin C
Antioksidan ini berfungsi untuk mengurangi garis halus, bekas luka, keriput dan meningkatkan produksi kolagen.

6. Hyaluronic Acid
Hyaluronic Acid merupakan bagian dari jaringan ikat tubuh yang berfungsi sebagai bantalan atau pelumas. Hyaluronic Acid jika digunakan bersama dengan vitamin C dapat membantu penyerapan vitamin C secara efektif.

7. Copper Peptide
Copper Peptide berfungsi meningkatkan produksi kolagen dalam kulit dan elastisitas kulit. Copper Peptide juga dapat menghaluskan dan melembutkan kulit lebih cepat dari produk perawatan kulit lainnya dan juga kolagen dan elastin yang rusak dari jaringan kulit.

8. Alpha-lipoic Acid
Alpha-lipoic Acid berfungsi untuk mengurangi garis halus, membuat kulit sehat dan bercahaya, dan meningkatkan kadar antioksidan lainnya.

9. DMAE (Dimethylaminoethanol)
DMAE (Dimethylaminoethanol) berfungsi untuk mengurangi garis halus dan kerutan

10. Hydroquinone
Hydroquinone berfungsi untuk memutihkan kulit dan meringankan hiperpigmentasi. Wanita hamil dan orang yang alergi terhadap hydroquinone disarankan untuk tidak menggunakan produk yang mengandung hydroquinone.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation