Mengenali Apakah Anda Tipe Pemilih Atau Tidak

37d4500cb5f4

Mendapatkan kekasih baru bukan hal yang mudah begitu saja. Tanpa terkecuali bagi orang yang notabene cantik ataupun tampan, pintar,  sudah memiliki pekerjaan yang cukup baik, bahkan memiliki banyak teman lawan jenis, bukan berarti orang itu akan mudah dan cepat mendapatkan pasangan. Biasanya justru keidealan dalam diri orang seperti itu akan menitiskan kriteria ideal pula untuk calon pasangannya. Hanya saja dampaknya yaitu dia akan lama ‘sendiri’ dan memendam rasa kesepian menanti datangnya Sang Sandaran Hati.

Apakah hal ini juga menghinggapi asmara Anda?

Pernahkah terbesit di benak Anda, barangkali kendala mendapatkan kekasih sebenarnya berasal dari diri Anda sendiri. Renungkan, mungkin yang menghambat percintaan Anda disebabkan pola pikir atau sudut pandang Anda yang salah.

Berikut ini hal yang perlu Anda cermati yang bisa jadi penyebab lama ‘kesendirian’ Anda. Hendaknya Anda perlu gubah secara bijaksana, dan mengintropeksi diri apakah Anda seorang yang pemilih atau tidak.

1. Stuck on the “comfortzone”.

Ini artinya Anda terus terbuai dalam zona aman Anda, yang sebenarnya membuat Anda tidak maju-maju. Anda tak ingin ambil risiko untuk keluar dari comfortzone itu yang mungkin dapat menyesengsarakan hidup nanti. Misalnya, Anda sekarang populer, banyak teman, memiliki pekerjaan, dan tidak kekurangan satu apapun, sampai-sampai Anda segan untuk keluar dari comfortzone itu. Ingat usia Anda semakin lama akan semakin berkurang, terlalu asik dalam comfortzone bisa menjadi salah satu penyebab Anda masih sendiri.

2. Easy making a relationship but difficult making in relationship.

Anda memiliki segudang teman, termasuk teman lawan jenis. Anda juga terlalu menarik untuk tidak didekati. Hati-hati karena itu bisa menjadi boomerang. Sebab, Anda akan mudah meremehkan seseorang yang mendekati Anda. Misalnya, baru hanya sekali atau dua kali pertemuan, Anda bisa cepat menebak / men-judge si dia adalah seorang yang membosankan, kurang greget, tidak memiliki selera humor, ataupun pencemburu. Come on, jangan cepat-cepat menilai kepribadian orang. Siapa tahu Anda akan mendapati kecocokan dengan si dia setelah beberapa lama menjalani penjajajakan lebih lama. Cinta sejati tidak tumbuh semudah membalik telapak tangan. Cinta butuh komunikasi untuk saling mengenal dan memahami kepribadian satu sama lain.

3. Mudah meremehkan/kurang menghargai orang yang tidak setara.

Istilah “Less is More” cocok dipakai untuk mengatasi poin ini. Tak ada yang sempurna di dunia ini. Jikalaupun Anda merasa sebagai orang yang ideal, Anda tentu pasti memiliki kekurangan. Siapa tahu orang yang ‘tidak Anda lihat’  dan bukan tipe Andalah yang  sebenarnya adalah seorang yang dapat mengisi kekurangan Anda dengan kelebihan dia. “Less is More” bermakna: kekurangan adalah kelebihan, yang mana dengan kekurangan itu Anda akan belajar, mau menghargai dan bersyukur.

4. Ingin kekasih seperti idola.

Wajar-wajar saja memiliki idola yang dipuja-puja. Akan tetapi, bangunlah dari mimpi bagai love faiytale ataupun film-film drama korea. Terus mencari kekasih seperti idola, bisa-bisa Anda telah banyak melewatkan orang  yang bak berlian dalam lumpur tak terlihat karena Anda enggan untuk melihatnya. Sayang kan,  golden tiket di depan mata, Anda tolak…

Tips Cantik Lainnya

Ada 1 komentar untuk artikel “Mengenali Apakah Anda Tipe Pemilih Atau Tidak

  1. Lise Prastika on March 17, 2014 at 2:29 am said:

    bagaimana cara menghadapi pasangan yang tidak bisa menghargai yang ada di diri pasangannya? karena dia tidak pernah sedikitpun bersyukur atas Tuhan beri pada dia dan pada diri pasangannya itu.

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation