Penyebab Pelupa dan Tips Mengatasinya

pelupa

Apakah Anda sering lupa menaruh handphone, kunci, kacamata atau benda-benda yang biasa Anda bawa? Orang pelupa bukan hanya menghinggapi kalangan manula atau orang yang sudah berusia, tetapi juga menyerang kaum kawula muda.

Menurut penelitian, kehilangan memori kecil ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah:

1. Depresi.
Depresi bisa disebabkan karena sebuah kegagalan atau keputusasaan, sehingga menjadi kurang minat terhadap hal-hal sekitar. Kadang orang-orang seperti ini sering berada pada dunia dan pikirannya sendiri. Mereka juga kerap memikirkan kenangan masa lalu dan terlalu khawatir dengan masa depannya alias paranoid.

2. Stress.
Ketika stress, tubuh mengalami hal di luar kewajaran. Stress juga menandakan kemungkinan otak bekerja terlalu terforsir sehingga dapat memperlambat proses encoding yaitu menyimpan dan mengingat informasi dalam otak. Untuk menanggulangi strss sebisa mungkin selesaikan masalah Anda, tidur cukup, dan pergilah refreshing dengan berjalan-jalan atau olahraga.

3. Kurang Tidur.
Kurang tidur menyebabkan otak kita kurang fresh, sehingga menyebabkan konsentrasi mudah pecah, ‘ngga nyambung’, dan suka pelupa.

4. Overload.
Sebuah penelitian klinis di Glasgow menyatakan, orang menjadi lebih pelupa dikarenakan gaya hidupnya yang sibuk dan kelebihan informasi (dari telepon seluler, televisi, radio, dan internet).

5. Gangguan Tiroid.
Gangguan tiroid, seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme, telah diketahui mempengaruhi (kebingungan) mental dan ketidakmampuan mengingat hal-hal untuk waktu yang lama.

6. Diet.
Salah satu yang menyebabkan Anda sering lupa bisa jadi karena diet yang tidak tepat. Diet yang salah bisa membuat tubuh kekurangan vitamin esensial dan gizi. Karenanya ubahlah pola diet Anda menjadi diet yang seimbang.

7. Trauma Fisik atau Emosional.
Trauma fisik bisa terjadi karena cedera kepala, dari kecelakaan mobil atau sejenisnya. Trauma tersebut dapat mempengaruhi otak yang merupakan pusat memori, kecerdasan emosi, dan lain-lain sehingga Anda kehilangan memori secara tiba-tiba. Tingkat keparahan kondisi tergantung pada tingkat kerusakan yang disebabkan kecelakaan.

8. Alzheimer.
Penyakit ini bisa menyebabkan hilangnya memori, bahasa, dan kemampuan kognitif Anda, juga mempengaruhi kesehatan mental yang bisa mengarah pada masalah demensia dan akhirnya meninggal.

9. Penyebab Lain.
Mudah lupa juga dapat disebabkan oleh gangguan suplai oksigen ke otak, tumor otak yang mungkin telah berkembang di daerah bahwa memori kontrol, peradangan otak, epilepsi, multiple sclerosis , penyakit parkinson, dan meningitis.

Berikut ini tips untuk mengatasi lupa:

1. Istirahatkan tubuh dan pikiran. Biasakan Anda dengan pola hidup sehat (asupan gizi dan pola tidur yang benar).

2. Sederhanakan Hidup. Jangan melakukan terlalu banyak hal atau tugas sekaligus. Cobalah untuk menyelesaikan tugas satu persatu.

3. Buatlah jadwal. Tuliskan hal-hal yang ingin Anda lakukan hari ini dan selanjutnya. Atau, bisa juga dengan memberi reminderz pada kalender, reminder melalui handphone ataupun tempelan post-it.

4. Latih dan tantanglah otak. Tantanglah dan terus latih otak untuk selalu aktif dengan banyak latihan fisik dan mental dengan melakukan hal-hal yang kreatif. Dan patut mencoba kegiatan-kegiatan di luar rutinitas Anda. Misalnya, ikut latihan yoga, berkebun, memasak, berenang, aerobik, dsb.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation