Tingkatkan Fokus dan Kinerja dengan Mendengarkan Musik

Tingkatkan Fokus dan Kinerja dengan Mendengarkan Musik

Sering kita jumpai seseorang yang bekerja sambil mendengarkan musik. Beberapa diantaranya tampak sangat menikmati musik yang didengarnya bahkan sambil bersenandung atau menggoyang-goyangkan tubuhnya. Tapi anehnya jari jemari dan mata mereka tetap bisa fokus ke komputer. Wajarkah hal tersebut?

Sebuah jurnal dunia kerja yang dikutip dari She Knows menunjukkan, pegawai muda akan memiliki konsentrasi yang lebih baik jika mereka mendengarkan musik tanpa lirik. Sedangkan mendengarkan musik instrumental akan membantu Anda fokus melakukan pekerjaan di kantor. Namun beberapa lagu yang sangat emosional bagi Anda, baik lagu yang sangat atau bahkan tidak Anda sukai, justru akan menghilangkan fokus kerja Anda.

Dr.Teresa Lesiuk melakukan penelitian tentang pengaruh musik terhadap pekerjaan. Hasilnya, ternyata responden yang bekerja sambil mendengarkan musik dapat menyelesaikan tugasnya lebih cepat. Selain itu, mereka memiliki ide-ide yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang bekerja tanpa mendengarkan musik.

“Saat kita stress, keputusan yang diambil cenderung tergesa-gesa karena fokus perhatian kita terpecah. Sebaliknya saat mood kita positif, kita bisa memikirkan banyak alternatif,” ungkap Lesiuk.

Sebuah bukti menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat membantu Anda untuk berkonsentrasi. Sebuah aplikasi ‘digital tonic’ yang biasa disebut Ubrain, mengklaim dapat membantu pikiran fokus serta rileks. Aplikasi ini didasarkan pada binaural beats (yang dapat merangsang aktivitas tertentu di otak) sehingga membantu Anda untuk meningkatkan energi, pikiran dan mood.

Hasil penelitian lain mengatakan bahwa musik memiliki fungsi untuk meningkatkan kecepatan otak kita. Bahkan, hasil penelitian mengatakan bahwa orang-orang yang sering mendengarkan musik, tingkat kecerdasannya rata-rata lebih tinggi daripada orang yang tidak suka mendengarkan musik. Salah satu jenis musik yang selama ini diyakini dapat meningkatkan kecerdasan otak adalah musik klasik. Musik yang damai juga dapat digunakan sebagai sarana untuk bermeditasi, sehingga pikiran menjadi lebih fokus

Bagi sebagian orang, ternyata musik juga dapat meningkatkan motivasi, dalam hal ini motivasi kerja. Hal ini bisa dilihat dari kebiasaan beberapa orang yang akan lebih mudah belajar dan bekerja ketika sambil mendengarkan musik. Sebagai contoh nyata, ketika upacara bendera, saat menyanyikan sekaligus mendengarkan lagu kebangsaan, kita akan termotivasi untuk mencintai bangsa dan pahlawan nasional.

Dengan segala manfaat tersebut maka tak ada salahnya bekerja sambil mendengarkan musik. Mendengarkan musik tanpa lirik merupakan pilihan paling ideal. Jika Anda tidak ingin mengganggu rekan kerja Anda, gunakanlah earphone. Namun volume yang digunakan jangan terlalu keras ya.

Penggunaan volume terlalu keras justru akan memberikan dampak buruk berupa gangguan pendengaran. Seperti dalam studi yang dilakukan National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. Disebutkan bahwa suara keras sampai 85 desibel bisa menyebabkan kerusakan pendengaran permanen. Jika Anda biasa mendengarkan musik sampai volume maksimal, Anda berisiko meledakkan gendang telinga dengan lebih dari 100 desibel. Untuk itu, jika teman sebelah Anda bahkan dapat mendengar lagu yang Anda dengarkan dari earphone, sebaiknya mulai kecilkan volumenya.

And now let’s enjoy the music, Ladies!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *