Tips Menghadapi Balita Yang Aktif Bergerak

Tips Menghadapi Balita Yang Aktif Bergerak

Jika anda seorang wanita karier, tentu anda pernah membayangkan betapa menyenangkannya dapat bermain sepanjang hari bersama buah hati anda yang sedang lucu-lucunya dan aktif-aktifnya. Kemudian di suatu hari anda memutuskan untuk cuti dari kantor dan berharap akan melewatkan hari yang menyenangkan dengan bermain bersama si kecil. Tetapi apa yang anda dapatkan ketika tengah bersama di kecil?

Si kecil tidak mau duduk diam dan berlari setiap saat. Ia melompat, berlari, memanjat, membongkar barang-barang bahkan tersandung dan terjatuh. Dan anda kemudian merasa kelelahan untuk mengikuti dan mengawasinya yang terus aktif sepanjang hari.

Kemampuan motorik kasar anak memang akan berkembang pesat pada usia dua tahun. Karena itu anak menjadi sangat suka bergerak dan tidak bisa diam. Kegiatan motorik kasar yang melibatkan kegiatan fisik sebenarnya bermanfaat untuk melatih kekuatan otot secara optimal serta membantu anak mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Hanya saja, sebagai orangtua, adakalanya anda tidak bisa terus menerus mengawasinya dan mengikutinya yang terus bergerak tak bisa diam.
Nah berikut ini beberapa tips untuk para orangtua untuk memfasilitasi buah hati yang sedang lincah-lincahnya bergerak:

1.Sediakan ruang yang lapang
Bijaksanalah dalam mengatur tata letak perabot di dalam ruangan anda agar si kecil mempunyai tempat yang leluasa untuk bergerak lincah. Jangan lupa pastikan ruangan aman dari benda atau perabot yang dapat melukai si kecil. Sebaiknya simpanlah barang pecah belah dan hiasan keramik anda jauh dari jangkauan anak-anak agar anak tidak tertarik untuk mengeksplorasi atau mungkin malah memecahkannya

2.Stimulasi kecerdasan anak dengan cara motorik kasar yang lain
Tak sekedar berlarian ke sana ke mari, ajak anak untuk melakukan hal lain yang bermanfaat untuk menstimulasi kecerdasannya. Anda dapat mengajarkan anak mengenal warna atau angka melalui permainan yang kreatif. Misalnya anak diminta untuk bergerak mencari benda berbentuk bulat atau berwarna apapun di sekitar rumah

3.Ajak bermain ke taman
Kadang-kadang anda perlu mengajak anak untuk bermain di taman. Ajaklah anak bermain di taman agar anak dapat bergerak sesuka hati. Jangan lupa juga untuk mulai mengenalkan anda dengan benda-benda yang ada di sekitar taman.

4.Cari kegiatan alternatif yang butuh konsentrasi
Kadang-kadang anak akan tetap berlarian ke sana ke mari meskipun tubuh mereka sudah lelah. Jika anda tidak ingin mereka terlalu banyak bergerak agar tidak rewel di malam hari, anda dapat memeberikan kegiatan lain yang membutuhkan konsentrasi sehingga anak tidak terlalu banyak bergerak seperti menyusun puzzle, merangkai bunga, menyusun balok atau lego. Anda juga dapat melibatkan anak dalam kegiatan-kegiatan kecil di rumah seperti membantu menyiram bunga, membereskan mainan atau membentuk adonan kue sebelum dipanggang.

1 thought on “Tips Menghadapi Balita Yang Aktif Bergerak”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *