Tips Merencanakan Kehamilan Setelah Keguguran

Tips Merencanakan Kehamilan Setelah Keguguran

Keguguran memang hal yang menyedihkan. Setiap pasangan pasti tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Tapi, kecelakaan bisa saja terjadi. Memutuskan hamil kembali setelah keguguran dapat menimbulkan stress dan membingungkan. Kapan waktu terbaik untuk hamil kembali dan mungkinkah bisa terjadi keguguran kembali?

Bagi pasangan yang akan memutuskan hamil kembali setelah keguguran mungkin saja akan dilanda rasa cemas dan takut jika keguguran akan kembali tejadi. Karena itulah, pasangan ini harus ektra berhati-hati dan bekerjasama untuk menjaga kandungan istri.

Penyebab Keguguran
Kebanyakan keguguran terjadi karena janin yang tidak berkembang secara normal. Masalah dnegan kromosom bayi maupun gen juga dapat menjadi penyebabnya. Selain itu, tak jarang keguguran terjadi akibat kesehatan ibu yang kurang terjadi, seperti memiliki diabetes yang tidak terkontrol maupun masalah dengan dinding rahim.terkadang penyebabnya tidak diketahui.

Sekitar 10-20% dari kehamilan biasanya berakhir dengan keguguran. Jumlah sebenarnya mungkin saja lebih tinggi karena banyak keguguran yang terjadi begitu awal.

Keguguran biasanya hanya terjadi sekali. Kebanyakan wanita yang pernah mengalami keguguran pasti mengunjungi dokter untuk mendapatkan kehamilan yang sehat. Kurang dari 5 persen perempuan yang memiliki keguguran berturut-turut dan hanya satu persen saja yang mengalami tiga kali atau lebih.

Salah satu penyebab keguguran selanjutnya adalah faktor usia. Di Negara Barat, wanita cenderung menunda untuk melahirkan anak hingga mereka berusia lebih tua dan mapan dalam karirnya. Wanita berusia 35 tahun dan lebih tua mungkin saja dapat mengalami kesulitan hamil dan memiliki resiko keguguran yang lebih lanjut seiring dengan bertambahnya usia.

Tes Khusus Sebelum Merencanakan Kehamilan
Jika anda mengalami keguguran lebih dari dua kali, maka cobalah untuk mempertimbangkan pengujian untuk mengidentifikasi penyebab keguguran. Beberapa tes yang dapat dilakukan adalah :
Tes darah : sampel darah akan dievaluasi untuk membantu mendeteksi masalah hormon maupun sistem kekebalan tubuh anda

  • Tes kromosom : anda dan pasangan mungkin akan diuji darahnya untuk menentukan tes kromosom. Kromosom bisa menjadi penyebab janin anda keguguran, sehingga perlu pengecekan lebih lanjut.
  • USG : metode pencitraan ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar yang tepat dari struktur dalam tubuh. Dokter akan menempatkan perangkat ultrasound ke perut atau vagina anda untuk mendapatkan gambar rahim anda.
  • Histeroskopi : penyedia layanan kesehatan dapat menyisipkan semacam teleskop kecil yang disebut dengan hysteroscope melalui leher rahim ke dalam rahim anda. Ia akan membantu memperluas rongga rahim dan saluran tuba anda.
  • Hysterosalpingography. Teknik ini menggunakan pewarna untuk menyoroti rongga rahim dan saluran telur melalui gambar X-ray.
  • Sonohysterogram. Scan USG ini dilakukan setelah cairan yang disuntikkan ke dalam rahim Anda meskipun vagina dan leher rahim. Hal ini memungkinkan dokter untuk mencari masalah dalam lapisan rahim Anda.

Jika penyebab keguguran anda tidak dapat diidentifikasi, maka anda tidak akan kehilangan harapan. Anda tetap dapat memiliki kehamilan yang sehat, asalkan rajin berkonsultasi kepada dokter anda.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Hamil Setelah Keguguran?

Sebelum memutuskan untuk hamil kembali, sebaiknya berikan waktu untuk penyembuhan setelah keguguran terjadi. Periode anda mungkin akan kembali dalam waktu empat sampai enam minggu, dan setelah periode anda kembali, anda dapat kembali merencanakan kehamilan.

Ada satu hal yang perlu diingat. Bagaimanapun, keguguran merupakan hal yang menyedihkan dan tidak diinginkan. Keguguran dapat menimbulkan beragam emosi, seperti sedih, marah, rasa bersalah, dan sebagainya.

Setelah anda merasa siap untuk hamil kembali setelah keguguran, mintalah dokter untuk memberikan bimbingan.
Saat seseorang mengalami keguguran satu kali, Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan untuk menunggu setidaknya enam bulan sebelum mencoba untuk hamil kembali, tetapi beberapa penelitian lain tidak menemukan bukti yang mendukung untuk menunda kehamilan ini. Jika anda sehat dan merasa sudah siap untuk hamil kembali, mungkin anda tidak perlu menunggu untuk hamil setelah keguguran.

Jika keguguran yang dialami lebih dari satu kali, sebaiknya anda berkonsultasi dahulu pada dokter. Biasanya dokter akan merekomendasikan untuk melakukan pengujian yang bertujuan untuk menentukan masalah apa yang terjadi hingga anda mengalami keguguran lebih dari sekali. Setelah mengetahui permasalahnnya, serta perawatan kehamilah yang harus anda jalani, barulah anda bisa memutuskan untuk hamil kembali setelah keguguran.

Selain masalah keguguran, biasanya terdapat juga masalah kehamilan, yakni kehamilan molar. Kehamilan molar merupakan sebuah tumor jinak non kanker yang berkembang di dalam rahim. Hal ini terjadi jika plasenta berkembang menjadi massa abnormal kista dan tidak berkembang menjadi kehamilan yang normal. Jika anda pernah mengalami hal ini, dokter biasanya akaan merekomendasikan untuk menunggu setidaknya selama enam bulan sampai satu tahun sebelum mencoba untuk hamil.

Apakah Ada Sesuatu Yang Dapat Dilakukan Untuk Meningkatkan Peluang Kehamilan Yang Sehat?
Anda harus merubah gaya hidup anda menjadi gaya hidup sehat agar dapat membantu menjaga kehamilan, sehingga ibu dan bayi sama sama sehat.

Mulailah mengambil vitamin pre natal atau suplemen yang memiliki kandungan asam folat setiap hari. Idealnya dimulai dari beberapa bulan sebelum merencanakan kehamilan. Hal ini juga penting untuk menjaga berat badan yang sehat, termasuk aktivitas fisik dalam rutinitas harian anda. Konsumsilah makanan sehat dan batasi kafein. Pastikan untuk tidak stress dan hindari juga alkohol, merokok, dan obat-obatan.

Jika anda sudah mengalami beberapa kali keguguran, kehamilan di masa depan perlu direncanakan dan dipantau secara hati-hati. Segera hubungi dokter jika anda merasakan diri anda hamil atau ada yang berbeda pada tubuh anda.

Emosi Apa Yang Mungkin Terjadi Selama Kehamilan Berikutnya?
Setelah anda hamil kembali setelah keguguran, mungkin anda akan merasa gembira, cemas, maupun takut. Namun, anda jangan ragu untuk membagi kabar baik ini. Perasaan duka atas kehilangan anda mungkin akan terlupa setelah anda melahirkan. Ini normal.

Bicarakan tentang perasaan anda. Ungkapkan kepada pasangan dan keluarga bahkan teman-teman untuk membuat diri anda nyaman. Jika anda mengalami kesulitan mengatasinya, hubungi dokter atau konselor untuk mendapatkan dukungan ekstra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *