Zat Berbahaya yang Terkandung dalam Kosmetik

DCF 1.0

Kosmetik kini telah menjadi kebutuhan utama para wanita. Melihat potensi ini, para produsen pun gencar memproduksi berbagai jenis kosmetik. Bukan hanya produsen besar yang kualitasnya telah terjamin, tapi para produsen kecil yang asal-asalan dalam memproduksi kosmetik pun kian menjamur.

Cara agar kosmetik yang kita beli aman adalah dengan melihat pada kemasan produk kosmetik tersebut. Produk yang aman adalah yang telah memiliki nomor registrasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Nomor tersebut pun belum tentu asli lho, sist. Perlu dicek lagi kebenarannya di website resmi BPOM. Jika nomor yang tertera ada di situs resmi BPOM tersebut dan sesuai dengan merk kosmetik yang sista beli, maka sista bisa dengan aman menggunakannya.

Namun, yang juga penting diamati adalah komposisi dari kosmetik tersebut. Pastikan kosmetik yang sista gunakan atau yang hendak sista beli tidak memiliki kandungan-kandungan berikut ini:

1. Merkuri (Hg)
Unsur yang satu ini merupakan logam berat berbahaya. Merkuri biasa digunakan dalam krim pemutih. Pemakaian unsur ini sebagai kosmetik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif seperti bintik-bintik hitam, alergi, dan iritasi. Dalam jangka pendek, merkuri bisa menyebabkan muntah-muntah, kerusakan paru-paru, dan kanker. Bukan hanya itu, pemakaian merkuri dalam jumlah besar dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada otak, ginjal, dan perkembangan janin.

2. Hydroquinon
Senyawa yang satu ini sangat populer digunakan dalam krim pemutih. Tapi taukah sista bahwa sebenarnya senyawa ini lazimnya digunakan dalam proses cuci cetak foto? Hydroquinon digunakan dalam krim pemutih karena kemampuannya dalam menghambat pembentukan melanin (zat pigmen kulit).

Namun, penggunaa hydroquinon dalam jangka panjang dan dosis tinggi dapat membuat kulit merah, serasa terbakar, kelainan pada ginjal, bahkan kanker darah atau kanker sel hati. Batas penggunaan senyawa ini adalah 2%, dan bisa mencapai 8% dengan resep dokter.

3. Rhodamin
Zat warna sintetis ini lazimnya digunakan sebagai pewarna kertas, tekstil atau tinta. Efek samping dari penggunaan Rhodamin dalam kosmetik adalah dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan juga bersifat karsinogenik. Dalam konsentrasi tinggi, zat warna yang satu ini juga dapat menyebabkan kerusakan hati.

4. Sodium Lauril Sulfat (SLS)
Senyawa yang satu ini sering ditemukan dalam produk sabun, shampo, pasta gigi, dan pembersih tubuh. SLS bersifat iritan dan dapat memicu peradangan. Senyawa ini juga mengandung formaldehid yang dapat memicu alergi, asma, sakit kepala, depresi, pusing, dan nyeri sendi. Bahkan SLS dapat menyebabkan iritasi kulit yang hebat, katarak, dan mengganggu kesehatan mata pada anak-anak.

Setelah memastikan nomer registrasi BPOM dan tidak adanya kandungan bahan-bahan berbahaya di atas, sista bisa menggunakan kosmetik tersebut dengan aman. Jangan sampai keinginan kita untuk menjadi cantik malah berbalik jadi memperburuk diri sista.

Tips Cantik Lainnya

Masukkan komentarmu

Alamat email kamu nggak akan dipublikasikan.Wajib diisi

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Post Navigation